Categories: OLAHRAGA

63 HoDua Atlet Wushu Sanda Papua Kembali Bergabungtel Siap Sukseskan PON XX

Atlet Wushu Sanda Papua, Denny Arif (tengah) saat mengikuti latihan di camp Forsa dok V Jayapura, Rabu (22/1).  ( FOTO: Erik / Cepos)

PON 2020 Papua

JAYAPURA – Akhirnya, atlet Sanda Wushu Papua kini lengkap. Usai dua atletnya, Denny Arif (75) dan Stefano Gilbert Rumit (56) telah bergabung bersama rekan-rekannya di Jayapura.

Bergabungnya kedua atlet tersebut membuat 11 nomor Sanda Wushu Papua telah lengkap dan siap tampil pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 Papua. 

Denny juga merupakan atlet andalan Sambo Indonesia di SEA Games Filipina. Dan Denny hanya mampu menyumbangkan medali perunggu bagi Tanah Air pada ajang olahraga se Asia Tenggara itu.

Denny juga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Unnes Semarang 2019 menyumbangkan medali perak bagi Bumi Cenderawasih. 

Sementara Stefano sendiri merupakan atlet Wushu Papua yang dalam beberapa waktu lalu difokuskan menjalani latihan di Bekasi kini bergabung bersama tim. 

Wakil ketua Wushu Papua, Erick Fobataba dengan kedatangan Denny yang baru pulang dari Sea Games. Serta Stefano yang selama ini berlatih di Bekasi maka tim Wushu Papua kini lebih intens melakukan persiapan jelang PON.

Bahkan, kedepan, kata Erick, Wushu Papua akan segera bergeser ke Bekasi, untuk mematangkan persiapan menuju prestasi gemilang di PON. 

“Sudah lengkap dan semakin siap untuk persiapan TC terpusat PON 2020, Wushu Sanda Papua rencananya akan berlatih di Bekasi demi mempersiapkan diri serta mencari lawan uji tanding di Pulau Jawa,” ungkap Erick kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di camp Forsa dok V Jayapura, Rabu (22/1). 

Ditegaskan Erick, ia optimis para atletnya mampu memenuhi target yang telah diembankan oleh KONI Papua untuk mencapai dua medali emas. 

“Dengan demikian kami juga semakin percaya dengan semua atlet-atlet kami, karena saya percaya mereka akan mampu berikan yang terbaik untuk tanah Papua sesuai dengan target 2 emas,1 perak,” ujarnya. 

Pelatih kepala Wushu Sanda Papua, Nicky Ilolu menambahkan, bahwa dengan bergabungnya dua atletnya tersebut membuat program latihan mereka kini dapat berjalan seirama.

“Kami sekarang dalam tahap persiapan Pra Kompetisi 2. Rencananya akan pindah TC di Bekasi awal maret 2020. Saya juga mengucap syukur sampai saat ini kita sudah lengkap. Terimakasih untuk KONI Papua, kami semua akan berusaha kalo Tuhan berkehendak kami akan ambil 2 emas 1 perak 3 perunggu ditanah kami ini,” tandanya. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

12 hours ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

13 hours ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

14 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

15 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago