

JAYAPURA – Tim Persewar Waropen harus puas menempati peringkat kedua klasemen wilayah timur Liga 2 dengan 31 poin. Persewar terpaut dua angka dari juara grup Persik Kediri di puncak klasemen. Persewar awalnya memiliki kans untuk finis sebagai pemuncak klasemen andaikan di laga terakhir fase grup tak menelan kekalahan dari tuan rumah Sulut United dengan skor 3-0 di Stadion Klabat, Manado, Senin (21/10) sore kemarin.
Tiga gol tuan rumah dicetak melalui Herrie In Samsudin Lontoh, Yudi Khoerudin dan I Nyoman Adi. Dengan hasil ini tetap meloloskan Persewar ke babak delapan besar, bersama sang juara grup wilayah timur, Persik Kediri (33) serta dua tim di bawahnya Martapura FC (31), Mitra Kukar (30). Sementara Sulut United harus puas finis pada peringkat kelima.
Sementara untuk wilayah barat, empat tim yang sukses merebut tiket delapan besar diraih oleh sang juara grup Persiraja Aceh (42), Persita Tangerang (42), Sriwijaya FC (40) dan PSMS Medan (37).
Asisten pelatih Persewar Waropen, Elie Aiboy mengatakan, bahwa kedua tim bermain sama baik. Hanya saja, tim tuan rumah lebih tenang dalam memanfaatkan peluang yang mereka miliki.
“Kedua tim sudah bermain bagus, namun pemain kurang konsentrasi sehingga kecolongan di menit awal. Pemain kami juga sebenarnya memiliki banyak peluang yang harusnya bisa berbuah gol, namun selalu digagalkan oleh kiper lawan. Sementara lawan juga sukses memanfaatkan peluang yang mereka punya, termasuk dua gol dari servis,” ungkap Elie kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya usai pertandingan.
Dijelaskan Elie, dalam partai penutup wilayah timur itu, timnya juga tak tampil dengan skuat intinya. Pasalnya beberapa pemain intinya mengalami cedera. “Pemain kami banyak yang tidak bisa main karena dalam pemulihan cedera, serta tiket delapan besar yang kami sudah raih di laga sebelumnya membuat pemain lebih hati-hati agar tidak mengalami cedera jelang babak delapan besar,” ujarnya.
Mantan pemain andalan Timnas Indonesia itu juga menegaskan, bahwa Persewar Waropen tetap akan meladeni siapun lawan mereka dibabak delapan besar nantinya. “Babak delapan besar kami akan berhadapan dengan tim-tim besar, termasuk tim yang musim lalu degradasi dari Liga 1, namun siapa pun lawan yang kami hadapi kami tetap siap,” tandasnya. (eri/tri).
Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…
Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…
Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…
Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…
Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…