

JAYAPURA – Tim Galanita Persipura Tolikara mulai percaya diri di Liga 1 Putri usai menjadi sang pemuncak klasemen sementara grup B dengan raihan 15 poin dari hasil lima kali menang dan sekali kalah.
Perjalanan anak-anak Bumi Cenderawasih di seri pertama tak terbendung. Empat laga berhasil disapu bersih dengan menempatkan mereka di puncak klasemen. Di seri kedua, Persipura Tolikara sempat tersandung dari Arema FC, namun berhasil bangkit di laga selanjutnya dengan melibas Persebaya Surabaya Putri dengan skor telak 3-0.
Dengan capaian hasil tersebut, pelatih kepala Persipura Tolikara Putri Samuel Weya, mulai percaya diri untuk bisa memasang target. Bahkan Samuel begitu optimis dengan performa timnya saat ini bukan tidak mungkin mereka bisa menapaki babak final.
Meski masih terlalu dini untuk bicara juara, namun Samuel yakin timnya bisa mencapai target yang diberikan oleh manajemen untuk bisa membawa pulang gelar juara ke Tanah Papua.
“Ke depan akan ditingkatkan lagi, karena target kami minimal harus masuk final dan tentu harus juara. Namun posisi Persipura Tolikara belum aman di klasemen, semua bisa berubah karena itu kami harus berusaha keras pada pertandingan seri berikutnya,” ungkap Samuel kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Senin (21/10) siang kemarin.
Untuk bisa menapaki babak final, setidaknya Galanita Persipura Tolikara masih menyisahkan dua seri lebih, atau masih akan melakoni 12 pertandingan. Oleh karena itu, Samuel akan berusaha untuk meningkatkan persiapan timnya agar bisa mencapai target tersebut. “Masih ada 12 pertandingan lagi, kita harus fokus dan memenangkan semua laga,” tegasnya.
Untuk menambah kekuatan timnya, Samuel mengaku kembali mendatangkan 3 pemain masing-masing dari tim Galanita Persitoli Tolikara dan dari tim PON Papua 2020.
“Bertambahnya 3 pemain ini guna menambah kekuatan tim, sehingga target kita tim Persipura Tolikara menjadi juara pada Liga 1 tahun ini bisa kita wujudkan. karena itu kami minta dukungan doa semua masyarakat Papua, terutama masyarakat Tolikara lebih khusus pecinta sepak bola Galanita,” tandasnya. (eri/tri)
Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…