

JAYAPURA-Dalam rangka menyukseskan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) ke XV, Tahun 2019 di tanah Papua, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua mulai melakukan persiapan yang dibawa dalam rapat perdana Popnas di Aula Otonom Papua, Sabtu (16/3).
Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Daud Ngabalin mengatakan, dalam pekan olahraga pelajar se-Indonesia yang akan berlangsung 10-18 Oktober 2019 mendatang itu akan mempertandingankan 20 cabang olahraga di dua cluster.
“Ini rapat perdana, kesiapan penyelenggaraan Popnas yang kita akan rencanakan pada 10-18 Oktober 2019 di Kota dan Kabupaten Jayapura,” ungkap Daud Ngabalin.
Daud menuturkan, rapat intens kesiapan Popnas akan dilaksanakan pada kegiatan lokakarya pada 20-23 di Swissbel Hotel Jayapura.
“Kita berharap, dari semua cabang olahraga nanti rapat memberikan informasi untuk kita bisa melakukan evaluasi persiapan kepada 20 Cabor itu. Sumber daya manusianya seperti apa, pelatihnya seperti apa, venuenya bagaimana, dan akomodasinya bagaimana. Jadi jika itu sudah jalan baik, maka kita sudah sedikit longgar menghadapi Popnas,” ujarnya.
Daud juga menjelaskan, ajang Popnas XV, Tahun 2019 ini akan menjadi tes ivent kepanitiaan jelang PON XX dan Peparnas XVI, Tahun 2020.
Diungkapkan, kesuksesan Popnas nantinya dapat menjadi acuan dalam suksesnya PON XX, Tahun 2020.
“Popnas ini mempertandingkan 20 Cabor, dan di PON 46 Cabor. Inikan hampir setangah, jadi kalau kita berasil di Popnas dalam hal kesiapan penyelenggarannya maka di PON sudah asti berjalan dengan baik,” katanya.(eri/tho)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…