

JAYAPURA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua akan tetap membina atlet dari 10 Cabang Olahraga (Cabor) yang dicoret dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 mendatang.
“Dari 47 Cabor, 37 Cabor sudah disepakati dan kemudian keluarkan SK Nomor 100 Tahun 2019 mencantumkan 37 Cabor, itu sudah final,” ungkap Kenius kepada awak media di ruang kerjanya, Rabu (16/10) kemarin.
Kenius menjelaskan, pihaknya akan bekerja keras dalam menyiapkan atlet jelang PON XX dari 37 Cabor yang akan dipertandingkan.
“Terkait 10 Cabor yang tidak dipertandingkan, itu silahkan dari PB atau KONI pusat, jika ada event lain dilakukan, itu silahkan saja. Tapi dalam hal pembinaan prestasi itu menjadi tanggung jawab KONI Papua,”ujarnya.
Dikatakan Kenius, KONI Papua tetap akan memperhatikan atlet-atlet dari 10 Cabor tersebut. “KONI tetap memberikan perhatian kepada atlet ini untuk tetap dibina, tidak serta merta karena tidak ikut PON lalu kita biarkan saja begitu. Misalnya saja nanti ada singel event ataupun pembinaan-pembinaan selanjutnya itu, semua akan tetap menjadi perhatian KONI dan untuk kepentingan PON selanjutnya akan terus kita bina,”tandasnya. (eri/tho)
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…