

Suasana doa bersama dan bakar lilin terkait tragedi di Kanjuruhan, Malang yang digelar di halaman GOR Waringin, Kotaraja, Kamis (6/10) malam. (FOTO: Asprov PSS Papua)
JAYAPURA-Sebagai bentuk belasungkawa atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Asprov PSSI Papua bersama suporter Persipura, paguyuban Arema dan pecinta sepak bola yang ada di Kota Jayaura serta beberapa paguyuban di antaranya Himpunan Kerukunan Jawa Madura (HKJM) menggelar doa bersama dan bakar lilin di GOR Waringin, Kotaraja, Distrik Abepura, Kamis (6/10) malam.
Ketua Asprov PSSI Papua, Benhur Tomi Mano menyebutkan jika tragedi Stadion Kanjuruhan Malang merupakan duka kelam sepak bola tanah air.
“Saya selaku Ketua Asprov PSSI sebagai payung sepak bola di Provinsi Papua merasa turut berduka cita atas kejadian yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang,” ungkap Tomi Mano kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Kamis (6/10).
“Biarlah Tuhan memberikan kekuatan dan ketabahan kepada para saudara-saudara kita yang sedang berduka. Dan semoga seluruh arwah mereka diterima di sisi Tuhan yang maha kuasa,” sambungnya.
Secara terpisah, Sekretaris Asprov PSSI Papua, Rocky Bebena menyebutkan, doa bersama dan bakar lilin ini dilakukan di halaman GOR Waringin Kotaraja.
“Teman-teman suporter yang datang meminta tempat di sini sekretariat Asprov PSSI sehingga kegiatan ini bisa berjalan,” pungkasnya. (eri/nat)
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…