1-DAGING
Justru Sapi Punya Lebih Banyak Lemak Jenuh
JAKARTA – Daging kambing kerap dituding sebagai pemicu hipertensi dan kolesterol tinggi, terutama saat momen Idul Adha. Namun, Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat karena kandungan lemak jenuh daging kambing justru lebih rendah dibandingkan daging sapi.
Menurut Budi, selama ini kambing kerap menjadi “kambing hitam” atas kasus tekanan darah tinggi dan kolesterol setelah konsumsi daging kurban. Padahal, ia menilai penyebab utamanya bukan pada jenis daging, melainkan pola konsumsi secara keseluruhan. “Kasihan nih si kambing, selalu dituduh menjadi kambing hitam. Dibilang kolesterolnya tinggi lah, lemak jenuhnya tinggi lah,” ujarnya dikutip dari Instagram resminya, Rabu (27/5).
Budi menerangkan, daging sapi justru terbukti memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibanding kambing. Ia menilai persepsi publik selama ini keliru karena justru sapi memiliki beban lemak lebih besar. Ia juga menyebut bahwa kandungan lemak jenuh kambing sekitar 0,8 gram per 100 gram, sementara sapi mencapai sekitar 2 hingga 3 gram.
Selain lemak jenuh, perbandingan juga terlihat pada kadar kolesterol. Dalam 100 gram daging kambing, kolesterol berada di angka sekitar 64 mg, lebih rendah dibanding sapi yang mencapai sekitar 73 mg dan ayam sekitar 76 mg.
Page: 1 2
Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…
Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…
Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…
Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…
Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…
Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…