“Kami perketat pengawasan. Begitu ada tanda-tanda awal risiko kardiovaskular, langsung ditangani. Tujuannya agar pasien tidak sampai masuk rumah sakit,” tegas Budi. Selain pengobatan, Kementerian Kesehatan juga menekankan pentingnya pencegahan berbasis populasi. Edukasi publik mengenai pembatasan konsumsi gula, peningkatan aktivitas fisik, serta pemeriksaan kesehatan berkala dinilai menjadi kunci menekan laju peningkatan kasus.
Tanpa intervensi komprehensif, lonjakan diabetes dikhawatirkan akan meningkatkan beban pembiayaan kesehatan nasional dan menurunkan produktivitas masyarakat usia kerja. Pemerintah berharap, melalui integrasi program skrining, penguatan layanan primer, serta perubahan perilaku masyarakat, tren peningkatan diabetes di Indonesia dapat dikendalikan. Kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan sejak dini dan mengadopsi gaya hidup sehat menjadi faktor penentu keberhasilan upaya tersebut. (shf/fir)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Nerlince menegaskan, hingga kini MRP tidak pernah mendapatkan data resmi mengenai jumlah maupun identitas investor…
Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, pemekaran Grime Nawa merupakan komitmen pemerintah daerah yang akan diperjuangkan…
Angka yang sejatinya bisa memperbaiki wajah pendidikan Indonesia ketimbang berkutat dengan program yang terkesan hanya…
Kegiatan tersebut dipimpin oleh penyidik Sat Reskrim Polres Jayapura dan disaksikan oleh Jaksa Penuntut Umum…
Dia menyebutkan jika patroli keamanan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti ancaman bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan…
Sebanyak 19.612 penonton hadir dalam laga yang berakhir dengan skor 1-1 itu. Jumlah ini mengungguli…