Lebih detail, ukuran partikel mikroplastik yang paling kecil ditemukan pada sayuran wortel, sedangkan fragmen plastik dengan ukuran paling besar terdeteksi pada selada. Senada dengan temuan tersebut, riset dari Universitas Catania di Italia juga mengonfirmasi keberadaan plastik mikroskopis pada pir, apel, selada, dan wortel.Statistik rata-rata menunjukkan bahwa apel memiliki konsentrasi mikroplastik tertinggi di kategori buah dengan jumlah mencapai 195.500 partikel per gram, sementara buah pir di belakangnya yaitu rata-rata 189.500 partikel per gram.
Untuk kategori sayuran, brokoli dan wortel menjadi yang paling terdampak dengan rata-rata kontaminasi melampaui 100.000 partikel plastik per gramnya. Dua laporan riset yang diterbitkan sebelumnya memberikan penjelasan mengenai bagaimana polutan ini masuk ke dalam tanaman.
Diketahui bahwa mikroplastik mampu menembus sistem perakaran pada tanaman gandum dan selada, sementara nanoplastik dapat diserap secara langsung oleh akar. Melalui proses penyerapan dari tanah yang terpapar limbah plastik, buah-buahan dan sayuran tersebut kemudian menumpuk mikroplastik di dalam jaringan mereka. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…