Categories: NASIONAL

Ternyata Simpan Makna di Baliknya, Pakai Kain Tenun Sumba saat Mendaftar di KPU

KETIGA calon presiden dan calon wakil presiden yang akan maju pada pemilu 2024 telah resmi terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Calon pertama yang mendaftar ke KPU untuk Pilpres 2024 adalah Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Anies dan Cak Imin datang pada Kamis, 18 Oktober 2023, pukul 08.00 WIB.

Setelah itu capres dan cawapres berikutnya, yaitu Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang datang di hari yang sama, pukul 11.00 WIB.

Sementara yang terakhir, pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming yang resmi mendafar ke KPU pada 25 Oktober 2023 pukul 10.00 WIB.

Sesampainya di KPU, ada pemandangan unik ketika para capres dan cawapres ini.

Mereka memakai sebuah syal kain tenun khas Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Ternyata, syal dengan motif ayam tersebut memang khusus diberikan oleh KPU untuk menyambut pasangan capres dan cawapres yang mendaftar.

Pemberian kain tenun oleh KPU kepada seluruh capres dan cawapres merujuk kepada makna kepemimpinan.

Terutama motif ayam jantan yang terdapat pada kain tersebut bermakna kehidupan serta pemimpin yang bersifat melindungi.

Apalagi warna merah yang digunakan pada syal ini bermakna komunikasi visual yang kuat.

Untuk proses membuat kain Sumba nya sendiri masih menggunakan teknik tradisional loh. 

Kain tersebut menggunakan pewarna yang telah diesktrak melalui bahan alami, seperti serat kayu, akar mengkudu, hingga lumpur.

Setelah melakukan proses pewarnaan, pembuatan kain tenun Sumba akan melalui proses pengikatan menggunakan daun gewang, lanjut proses pengeringan.

Bahkan untuk membuat selember kain tenun Sumba, setidaknya membutuhkan 42 tahapan yang harus dilewati. (*)

 Sumber: Instagram @pemiluland           |  Jawapos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

3 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

4 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

6 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

7 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

8 hours ago

Memiliki Kesamaan Budaya Sepak Bola, Bek Persipura Sebut Papua Mirip Brasil

Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…

9 hours ago