Categories: NASIONAL

Miliki Daya Tarik dan View Berkelas Namun Kini Pintu Utama Juga Tak Jelas

Melihat Dari Dekat Hotel Angkasa yang Kini Mangkrak dan Jadi Perhatian KPK

Digadang-gadang akan menjadi salah satu hotel dengan view terbaik di Kota Jayapura karena berada di daerah ketinggian yaitu Angkasa. Kini Hotel tanpa nama itu rusak perlahan sebelum beroperasi.

Laporan : Erianto – Jayapura

“Layu sebelum berkembang” kalimat ini nampaknya tepat disematkan kepada sebuah hotel baru yang ada di Angkasa, Jayapura Utara, Kota Jayapura. Belum sempat diresmikan, bahkan belum memiliki nama, hotel di Angkasa ini kini perlahan mulai rusak.

Pecahan kaca berserakan di halaman hotel maupun di teras atau lobi. Kaca-kaca tersebut sepertinya puing dari pintu dan dinding yang sengaja dirusak. Cenderawasih Pos pun mencoba melihat lebih dekat hotel yang dibangun tahun 2020-2021 itu. Lantai dasar yang dijadikan lobi kini tak berdinding. Semua dinding yang dibuat dari kaca semuanya telah gugur. Sehingga tak terlihat jelas mana pintu utamanya.

Lalu ketika masuk ke dalam (lantai dasar) juga harus hati-hati sebab selain pecahan kaca yang berhamburan, juga banyak serpihan bekas plafon yang terbuat dari gipsum. Ada juga beberapa potongan tripleks yang diduga merupakan penyekat atau pembatas dalam lobi hotel berwarna putih krem itu. Keramik lantai tak lagi terlihat jelas karena sudah tertimbun puing kaca, gipsum maupun triplek. Bahkan saat hujan, air juga mengalir di dalam ruangan ini.

Cenderawasih Pos tak lagi melihat satupun perabotan hotel. Benar-benar kosong. Kecuali puing bangunan yang berserakan. Dinding juga mulai dipenuhi dengan bermacam tulisan dari pilox. Dari luar, terlihat sangat sejas hotel berlantai 5 itu nyaris tak memiliki dinding lagi. Seluruh dinding yang terbuat dari kaca sudah dipecahkan. Bahkan plafon setiap kamar juga banyak yang sengaja dibolongi. Halaman hotel juga mulai dipenuhi rumput liar.

Yang tersisa hanya ornamen depan hotel berukiran burung cenderawasih dan tifa yang dibuat dari baja. Juga masih ada instalasi air yang merekat di tiap-tiap langit ruangan. Salah satu gerbang utama juga kini tak ditutup, juga tak terlihat garis polisi. Sehingga siapapun kini bisa masuk ke kawasan hotel seluas 1,5 hektar itu.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

DASS: Kebijakan Pemangkasan Dana Kampung Perlu Ditinjau

ndoafi Kampung Bambar, Distrik Waibu yang juga Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS), Orgenes Kaway…

22 minutes ago

Jadi Sumber PAD Baru Diskominfo Kembangkan Layanan Video Tron Untuk Umum

Plt Kepala Dinas Kominfo Jayawijaya Imanuel Medlama, S.STP, M.Si menyatakan pemanfaatan hak tayang layanan Informasi…

1 hour ago

Satu Dalam Enam, Strategi Kolektif Lepaskan Papua dari Belenggu 3T

Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci agar kabupaten yang lebih maju dapat menopang daerah yang masih…

2 hours ago

Pungutan Retribusi Sampah Dimulai dari ASN Pemkab Jayawijaya

Pungutan terhadap tarif sampah yang digagas oleh pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebesar Rp 30.000 per bulan,…

3 hours ago

Terminal Kontainer Pelabuhan Merauke Semakin Padat

Terminal kontainer Pelabuhan Merauke saat ini dinilai semakin padat. Ketua Komisi II DPR Provinsi Papua…

4 hours ago

Pemkab Yalimo Tegaskan Disiplin ASN dalam Apel Pagi

Apel pagi dipimpin Asisten II Setda Kabupaten Yalimo, Leonardus Pally, dan diikuti para asisten setda,…

5 hours ago