Makna lapar saat puasa Ramadhan dalam membentuk keikhlasan juga terletak pada kesadaran bahwa manusia sangat bergantung kepada Allah. Makanan yang biasanya mudah didapat, ternyata begitu berharga ketika tidak bisa disentuh. Kesadaran ini melahirkan rasa syukur dan tawakal. Seseorang beribadah bukan karena kebiasaan, tapi karena benar-benar membutuhkan rahmat dan pertolongan-Nya.
Puasa adalah ibadah yang sangat personal. Tidak ada yang benar-benar tahu apakah seseorang berpuasa dengan sungguh-sungguh atau tidak, kecuali dirinya dan Allah. Oleh karena itu, lapar saat puasa menjadi latihan untuk menjaga niat tetap murni. Dengan menahan diri sepanjang hari, seseorang belajar bahwa keikhlasan bukan sekadar ucapan, melainkan perjuangan batin yang konsisten. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurutnya, kegiatan tersebut masih dalam tahap persiapan oleh panitia. Selain ibadah syukur, rencananya juga akan…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali mengatakan, Sekitar pukul…
Percepatan pembangunan dan renovasi rumah tersebut merupakan bagian dari Program Tiga Juta Rumah yang diinisiasi…
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa hasil pemantauan kondisi iklim global di Samudera Pasifik…
Ramadan bagi para penerima manfaat di Bhakti Candrasa bukan sekadar tentang menahan haus dan lapar.…
Lautan diciptakan Allah SWT bukan tanpa tujuan, melainkan sebagai anugerah agung yang menyimpan manfaat tak…