Ketika ditanya mengenai tingkat optimisme terhadap efektivitas BoP dalam membantu perjuangan rakyat Palestina, 43,6 persen responden menilai keberadaan BoP tidak akan banyak membantu. “40,4 persen responden menilai BoP dapat membantu perjuangan Palestina,” tuturnya.
Survei Median dilaksanakan pada 10–14 Februari 2026 melalui penyebaran kuesioner berbasis Google Form yang disebarkan melalui media sosial. Responden yang menjadi target adalah pengguna aktif media sosial berusia 17 hingga di atas 60 tahun. Kuesioner disebarkan secara proporsional terhadap populasi dan tersebar di berbagai akun media sosial di seluruh Indonesia, dengan total 1.200 sampel. “Hasil survei ini dimaksudkan untuk menggali persepsi pengguna media sosial di Indonesia terhadap keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace,” pungkasnya. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…