Kabinet Israel dikabarkan akan menyetujui rencana untuk menghentikan serangan Israel di Gaza selama beberapa hari dengan imbalan pembebasan sekitar 50 dari 240 sandera yang ditahan oleh Hamas.
Israel telah berjanji untuk melanjutkan perang sampai menghancurkan kemampuan militer Hamas dan mengembalikan semua sandera.
Netanyahu mengakui bahwa Kabinet Israel menghadapi keputusan sulit, namun mendukung gencatan senjata adalah hal yang benar untuk dilakukan.
Netanyahu tampaknya mendapat cukup dukungan untuk meloloskan undang-undang tersebut, meskipun ada tentangan dari beberapa menteri garis keras.
Netanyahu mengatakan bahwa selama masa tenang, upaya intelijen akan dipertahankan, sehingga tentara dapat mempersiapkan tahap pertempuran selanjutnya.
Dia mengatakan pertempuran akan berlanjut sampai ‘Gaza tidak lagi mengancam Israel.’ (*)
Sumber: arabnews | Jawapos
Page: 1 2
Topografi Kota Jayapura yang unik diapit oleh gugusan perbukitan curam dan bentangan pesisir pantai membuat…
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Jacleana Joku berharap pengusaha di Papua memanfaatkan peluang…
-Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri meminta para bupati dan wali kota tidak menyerahkan agenda penting…
Kepala Bagian Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Dian Novita, mengatakan ketentuan…
Gubernur Papua Matius D Fakhiri di Jayapura, Rabu, mengatakan Kartu KASIH disiapkan untuk memastikan…
Pertama, masalah penerangan atau lampu di dalam los-los pasar yang mati. Kedua, yang paling…