“Kami khawatir bahwa penderitaan yang meningkat dan berkepanjangan di Gaza tidak hanya tidak dapat ditoleransi oleh warga sipil Palestina di sana tetapi juga akan berdampak negatif terhadap keamanan warga sipil Israel dengan memperburuk ketegangan yang ada dan mengikis aliansi regional,” tulis para anggota parlemen.
Ketegangan yang terjadi di Jalur Gaza nyatanya telah memecah belah anggota parlemen AS. Hingga saat ini, hanya ada sekitar tiga lusin anggota partai yang mendukung seruan gencatan senjata di Jalur Gaza.
Sebagai informasi, Hingga kini, IDF secara efektif telah memblokade Gaza dan menolak gencatan senjata, dengan alasan bahwa Hamas hanya akan menggunakannya untuk berkumpul kembali.
Akan tetapi mereka telah mengizinkan jeda kemanusiaan untuk memungkinkan makanan dan pasokan lainnya mengalir masuk dan orang asing dapat melarikan diri.
Hingga saat ini, Israel telah memperluas dominasi serangan di jalur Gaza baik dari udara maupun darat yang mengakibatkan bertambahnya korban jiwa.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, jumlah korban tewas di Palestina telah mencapai 13.300 orang. Sementara di Tepi Barat, 175 warga tewas oleh serangan tentara IDF yang membabi buta.
Jumlah korban tersebut mencakup lebih dari 4.412 anak-anak. 2.641 wanita dan 611 orang lanjut usia. Pihak kementerian juga melaporkan lebih 25.000 orang lainnya terluka akibat perang ini.(*)
Sumber: Reuters | Jawapos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…