“Kami menuntut agar pemerintah-pemerintah kami dapat mengakhiri dukungan militer dan politik mereka terhadap tindakan Israel. Kami menyerukan gencatan senjata segera dan pembukaan penyeberangan Gaza, agar bantuan kemanusiaan dapat masuk tanpa hambatan.”
Beberapa pejabat Inggris telah mengutuk surat tersebut, termasuk David Mencer, mantan direktur Labour Friends of Israel dan menyebutnya sebagai omong kosong.
“Saya mengundang kelompok orang aneh dan tidak biasa ini untuk segera menyelamatkan karir mereka yang sedang sakit, dan mencoba kesempatan sebagai seniman di Gaza di bawah rezim Hamas,” katanya kepada Telegraph.
“Saya berjanji untuk menandatangani surat ketika mereka dikurung dan memohon agar mereka dibebaskan.”
Menteri Giles Watling, yang menjabat sebagai komite budaya, media dan olahraga, mengakui bahwa ini adalah situasi yang sangat rumit secara politis dan historis.
“Namun dalam kasus ini, sangat penting untuk menampilkan kedua sisi dari masalah ini,” katanya kepada surat kabar Inggris.
“Kita harus benar-benar mengutuk serangan Hamas ke Israel. Tapi tentu saja, saya sangat bersimpati pada rakyat Palestina dan penderitaan yang mereka alami. Tapi Anda tidak bisa hanya menampilkan satu sisi, dan tidak menampilkan sisi lainnya,” katanya. (*)
Sumber: nypost.com | Jawapos
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…