

PANGAN LOKAL: Menteri PPPA Bintang Puspayoga (tengah) bersama Pj Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere menikmati kudapan ikan kuah kuning dan sayur pakis pepaya di Universitas Papua (18/11). (EDI SUSILO/JAWA POS)
JAKARTA-Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga memulai road show perdana Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke-95. Kemarin (18/11), di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, dia mengajak perempuan Papua mandiri dan berdaya lewat olahan pangan lokal.
”Peringatan Hari Ibu di Indonesia bukanlah mother’s day, melainkan sejarah panjang dari Kongres Perempuan Indonesia Pertama pada 22 Desember 1928,” kata dia di aula Universitas Papua. Karena itu, peringatan Hari Ibu punya makna luas. Tidak sekadar membahas jasa ibu, tetapi perempuan secara luas. Diharapkan, perempuan bisa bangkit dan berdaya.
Di hadapan 62 organisasi perempuan dan mahasiswa se-Papua Barat, Bintang Puspayoga meminta perempuan Indonesia punya bargaining position. Salah satunya dengan bekerja dan memiliki penghasilan secara mandiri.
Dia juga turut meminta perempuan timur bisa menyosialisasikan penggunaan diversifikasi pangan. Salah satunya dengan memanfaatkan bahan lokal yang melimpah seperti sagu, umbi, dan keladi yang bisa diolah secara ekonomi maupun disajikan untuk keluarga. ”Variasi pangan ini juga menjadi alternatif perbaikan gizi. Yang bisa membantu program penurunan stunting,” paparnya.
Sebagai pejabat yang baru dilantik awal November lalu, Ali saat ini menyiapkan gerakan membeli produk pangan lokal yang dijual mama-mama Papua di pasar. ”Kami sudah sampaikan di setiap acara pemerintah, makanannya harus pangan lokal. Yang dibeli dari pasar,” tegasnya.
Solusi itu, lanjut dia, akan membantu perekonomian masyarakat, khususnya ibu-ibu. (elo/c14/fal)
Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…
Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…
Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…