

Penjelasan Tentang Apakah Menangis Bisa Membatalkan Puasa?. (freepik.com)
SAAT menjalani ibadah puasa, banyak hal kecil yang bisa menimbulkan pertanyaan bagi umat Muslim, salah satunya: apakah menangis bisa membatalkan puasa? Hal ini sering membuat bingung, terutama ketika emosi tak bisa dikendalikan hingga air mata menetes.
Menangis merupakan respons alami yang dirasakan seseorang untuk mengungkapkan beberapa emosi baik sedih maupun bahagia. Ketika menangis, seseorang akan mengeluarkan air mata. Lantas bagaimana hukumnya menangis saat menjalankan puasa?
Dilansir dari laman NU Online pada Kamis (19/2), Ustadz Ali Zainal Abidin menjelaskan bahwa menangis tidak termasuk dari hal-hal yang membatalkan puasa.
Dalam kitab Matnu Abi Syuja’ dijelaskan bahwa terdapat sembilan hal yang dapat membatalkan puasa, seperti:
Menangis tidak membatalkan puasa, karena bukan termasuk dari jauf serta dalam mata tidak ada saluran yang mengarahkan benda menuju tenggorokan. Maka ketika seseorang menangis tidak terdapat sesuatu yang masuk dalam mata menuju arah tenggorokan. Hal ini ditegaskan dalam kitab Rawdah at-Thalibin:
Artinya: Cabang permasalahan, tidak dipermasalahkan bagi orang yang berpuasa untuk bercelak, baik ditemukan dalam tenggorokannya dari celak tersebut suatu rasa atau tidak. Sebab mata tidak termasuk jauf (bagian dalam) dan tidak ada jalan dari mata menuju tenggorokan” (Syekh Abu Zakaria Yahya bin Syaraf an-Nawawi, Rawdah at-Thalibin, Juz 3, Hal. 222).
Page: 1 2
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…