

Mamadou Hady Barry
JAYAPURA-Selain mendepak Henrique Marcelino Motta, manajemen Persipura Jayapura juga membatalkan kontrak Mamadou Hady Barry. Striker naturalisasi asal Guinea itu batal berseragam Merah Hitam karena regulasi.
Pasalnya, sebelum bergabung Persipura, penyerang jangkung itu sudah memperkuat dua klub dalam satu musim Liga 2 tahun 2021 yakni PSMS Medan dan Persewar Waropen.
Sementara regulasi PSSI hanya memperbolehkan seorang pemain bermain untuk dua klub dalam satu musim. Kemudian Persipura merupakan klub ketiga bagi Mamadou dalam satu musim.
Kabar ini cukup menggelitik publik, mengingat perekrutan Mamadou sendiri sudah diumumkan secara resmi di akun media sosial klub Persipura. Bahkan manajemen Persipura melalui Media Officer juga telah mengeluarkan rilis terkait rekrutan Mamadou. Dimana Mamadou digadang-gadang akan menjadi juru gedor Mutiara Hitam julukan Persipura pada putaran kedua Liga 1 2021/2022.
Pelatih Kepala Persipura Jayapura, Angel Alfredo Vera mengaku, mereka sudah membatalkan kontrak dengan Mamadou. Ia juga mengaku timnya tetap mematuhi regulasi PSSI.
“Itu peraturan PSSI, dan kita harus ikut peraturan PSSI, dia tidak bisa gabung dan kita sudah batal,” ungkap Alfredo Vera saat ditemui di Pantai Hamadi, Kamis (16/12).
Tapi pelatih asal Argentina itu menyebutkan, setelah batal mengontrak Mamadou, manajemen Persipura tetap akan berusaha untuk mendatangkan pemain penyerang.
“Sekarang kita tambahkan pemain PON, dan juga ada beberapa pemain. Dan mungkin kita lagi pikir bawa satu pemain depan lagi,” pungkas Alfredo. (eri/nat)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…