

Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Bacapres Prabowo Subianto. (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)
JAKARTA – Bacapres Prabowo Subianto mengaku sudah terbiasa diserang menggunakan black campaign jelang pemilu dimulai. Oleh karena itu, dia tidak mau terlalu pusing memikirkan.
“Saya cukup kenyang, jawaban saya terhadap black campaign itu monggo rakyat yang menilai,” kata Prabowo.
Dia melanjutkan, taktik politik black campaign seringkali terjadi tidak hanya di Indonesia saja. Dalam kontestasi politik juga sangatlah wajar jika terjadi banyak perbedaan pendapat.
“Taktik politik ini di banyak negara-negara, banyak seperti itu. Akan ada perbedaan pendapat itu biasa, bahwa akan ada merasa dirinya hebat, itu oke, tidak masalah,” ujarnya.
Oleh sebab itu, ia meminta agar rakyat menilai dengan baik. Ia juga mengingatkan untuk tetap menjaga kerukunan dengan tidak saling mengejek, menghujat maupun tindakan tak terpuji lainnya.
“Saya minta selalu, tidak boleh kita melakukan hal-hal tidak terpuji, saling mengejek dan saling menghujat,” tandasnya.(*)
Sumber: Jawapos
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…