

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah pejabat negara di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (11/10) malam. (Istimewa/JawaPos.com)
JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah pejabat negara di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (11/10) malam. Pertemuan itu dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara.
Di antaranya Ketua MPR Ahmad Muzani, Menko Menko Kumham Imipas Yusril Ihaza Mahendra, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, serta Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat.
Seskab Teddy Indra Wijaya menjelaskan, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai namun serius. Menurut dia, pertemuan itu membahas sejumlah isu terkini di tanah air.
“Malam minggu ini, Presiden Prabowo mengundang Ketua MPR RI, Bapak Ahmad Muzani beserta Menko Kumham Imipas, Mensesneg, Seskab, Kepala BIN, Wakil Panglima TNI serta Wamenpora untuk berdiskusi dan mendengar beberapa isu terkini tanah air di kediaman Hambalang, Bogor,” kata Teddy dalam keterangannya, Minggu (12/10).
Menurut Teddy, dalam kesempatan itu Ketua MPR Ahmad Muzani menyampaikan sejumlah pandangan dan masukan kepada Presiden Prabowo soal berbagai program yang tengah dijalankan pemerintah.
Page: 1 2
Terkait ini Polres Mappi langsung bergerak menelusuri apa yang sebenarnya terjadi, mengapa patung tersebut bisa…
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai sistem pengamanan di kawasan tambang yang selama ini dikenal…
Plt Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengungkapkan bahwa RPJMD nantinya akan menjadi acuan utama bagi…
Sejumlah kawasan di Jayapura memiliki banyak cerita yang dikait-kaitkan dengan hal mistik. Di tahun 90…
Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) dan 8 Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus) yang merupakan usulan pemerintah…
Berbagai lembaga mencatat tingginya angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan seksual, hingga kekerasan berbasis…