Categories: NASIONAL

Bahlil: UU Cipta Kerja Diapresiasi Pengusaha Amerika Serikat

JAKARTA-Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa  perwakilan 12 perusahaan Amerika Serikat (AS) yang menghadiri forum bisnis arahan Presiden Joko Widodo dan dikoordinasi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Washington DC, AS,  mengapresiasi keberadaan Undang-Undang Cipta Kerja.

“Saya merasa senang dan bangga sebab dari semua pernyataan 12 perusahaan tersebut mengapresiasi apa yang dilakukan pemerintah Indonesia,” kata Bahlil dalam keterangan pers bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani sebagaimana dikutip dari Antara, Jumat (13/5).

Menurut Bahlil,  UU Cipta Kerja ditangkap dengan baik oleh perusahaan-perusahaan AS tersebut sebagai upaya positif pemerintah RI memangkas berbagai macam prosedur dan kerumitan birokrasi dalam pemberian izin, termasuk investasi.

“Ini adalah sebuah tanda baik, tanda positif, untuk bagaimana kita meyakinkan para investor global maupun dalam negeri bahwa posisi Indonesia ini sudah pada posisi yang tepat dan melakukan perubahan dari tahun ke tahun,” ujarnya menambahkan.

Forum bisnis tersebut antara lain juga menghasilkan kesiapan Microsoft untuk membangun data center dan beberapa infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Beberapa perusahaan lain yang menyatakan kesiapan berinvestasi adalah Cargill yang bergerak di industri agrikultur, Air Products & Chemical, dan Freeport.

Khusus untuk Freeport, Bahlil melaporkan bahwa proses pembangunan fasilitas smelter Freeport di Gresik, jawa Timur, saat ini sudah mencapai 40 persen dan ditargetkan rampung pada akhir 2023.

“Ini adalah perintah Bapak Presiden terkait dengan implementasi Undang-Undang Minerba. Jadi, hilirisasi adalah salah satu kata kunci yang tidak diprioritaskan kepada salah satu perusahaan tertentu, tapi harus semuanya sama,” ujarnya.

Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani turut menyampaikan bahwa kehadiran UU Cipta Kerja memang menimbulkan dampak positif dari negara perdagangan Indonesia-AS maupun investasi AS di Indonesia.

Rosan mengungkapkan bahwa pada 2021 nilai investasi AS ke Indonesia mengalami peningkatan sebesar 7,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau mencapai 2,5 miliar dolar AS (sekira Rp36,5 triliun). (Antara/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: NASIONAL

Recent Posts

RD Akui Adhyaksa FC Lawan Kuat

Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…

3 hours ago

Tak Terima Anggota Keluarganya Meninggal, Seorang Pria Dikeroyok Hingga Babak Belur

Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…

5 hours ago

Owen Sebut 3 Paslon Ketum PSSI Papua Figur Hebat

Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…

7 hours ago

Persipura Batasi Kuota Tiket Kontra Adhyaksa FC

Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…

8 hours ago

Ketum Ajak Merahkan Lagi Stadion Lukas Enembe

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…

9 hours ago

PFA Cari Bakat 2026, Keliling Tanah Papua Bidik Talenta Sepak Bola Masa Depan Timika

Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…

10 hours ago