Ia pun menyatakan, aksi kemarahan itu tidak menimbulkan terjadinya perusakan fasilitas, tidak ada kekerasan fisik terhadap pihak manapun, serta situasi tetap dapat dikendalikan. Sehingga, framing bahwa kejadian tersebut sebagai “keributan besar” atau tindakan anarkis adalah tidak tepat dan berlebihan.
Gardian menekankan, pihaknya tidak sedang melawan program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut, tetapi mendesak adanya kepastian kebijakan, perlindungan investasi, dan penyelesaian yang adil.”Kami tidak sedang melawan program pemerintah. Kami justru ingin program ini berhasil. Namun keberhasilan itu harus ditopang oleh kepastian, keadilan, dan konsistensi kebijakan,” pungkasnya. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan…
Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui Bimbingan Teknis Sertifikasi Kelayakan Pengolahan (SKP) bagi…
Menurutnya, masjid tersebut merupakan salah satu fasilitas umum yang berada di kawasan yang terdampak…
Penggalangan dana umumnya dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah maupun kelompok yang membutuhkan…
Persipura baru menelan kekalahan 2-3 dari Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin pada Sabtu…
Namun yang cukup menyita perhatian dua gol Barito Putera ini dihasilkan oleh anak muda Papua…