Categories: NASIONAL

Kenapa Laut Diciptakan Lebih Luas dari Daratan? Ini Hikmahnya

Di dasar samudra pula tersimpan permata dan benda mulia. Mutiara tumbuh di balik cangkang sederhana, tersembunyi di sudut-sudut karang. Allah SWT berfirman: “Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.” (QS. Ar-Rahman: 22) Lalu ayat itu disusul dengan pertanyaan yang menggugah hati: “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman: 23)

Laut bukan hanya menyimpan kekayaan, tetapi juga menjadi jalur penghubung antarnegeri. Kapal-kapal berlayar di atas permukaannya, membawa manusia dan barang dagangan melintasi jarak yang mustahil ditempuh lewat darat. Allah SWT berfirman: “Dan bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia.” (QS. Al-Baqarah: 164) Air yang tampak lembut dan cair justru mampu menopang beban berat.

Kayu-kayu yang dirangkai menjadi kapal dapat mengapung dan bergerak karena sifat air yang Allah ciptakan dengan keseimbangan sempurna. Angin pun dihembuskan pada waktu-waktu tertentu, menggerakkan layar dan membawa kapal menuju tujuan. Manusia diberi ilham untuk memahami arah angin, membaca musim, dan memanfaatkan gelombang. Semua itu bukan kebetulan, melainkan bagian dari rahmat yang memudahkan kehidupan.

Tanpa lautan dan sifat-sifat air yang demikian, perjalanan jauh akan penuh kesulitan dan beban tak tertanggungkan.Air, yang tampak sederhana, sejatinya menyimpan keajaiban. Ia lembut namun kuat, cair namun mampu menopang, terpisah dalam gelombang namun tetap menyatu sebagai satu hamparan luas. Sifat-sifatnya memungkinkan kapal berlayar, makhluk hidup bertahan, dan manusia memperoleh manfaat.

Lautan, dengan segala misterinya, seakan berbicara kepada manusia: tidakkah engkau melihat komposisiku, manfaatku, dan peranku bagi kehidupan? Semua itu adalah dalil nyata atas kebesaran Allah SWT. Laut bukan sekadar bentang air asin, melainkan ayat terbuka yang memperlihatkan kesempurnaan kekuasaan dan kedalaman hikmah Sang Maha Pencipta.

Dari ombak yang berkejaran hingga mutiara yang tersembunyi, dari kapal yang berlayar hingga angin yang berembus, semuanya bersaksi bahwa alam semesta ini tidak tercipta tanpa tujuan. Di balik luasnya samudra, tersimpan pesan agar manusia merenung, bersyukur, dan semakin mengenal keagungan Rabb semesta alam. (top)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Papua Dibagi Tiga Zona PembangunanPapua Dibagi Tiga Zona Pembangunan

Papua Dibagi Tiga Zona Pembangunan

“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…

6 hours ago

Otsus Papua Terjebak Kepentingan Elit, Gagal Sejahterakan OAP

Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…

7 hours ago

Perempuan dan Anak Paling Rentan Jadi Korban Konflik

Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…

8 hours ago

Marak Aksi Demo, Wali Kota Gandeng Tokoh Masyarakat dan Adat

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…

9 hours ago

Buruh Papua Desak Pembentukan Satgas PHK

Ketua KSPI Papua, Benyamin Eduard Inuri, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak…

10 hours ago

Pengelolaan Dana Hibah Harus Transparan dan Akuntabel

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan bantuan pemerintah. Sosialisasi…

11 hours ago