Categories: NASIONAL

Menkes: 13 Persen Populasi Indonesia Alami Penyakit Gula

  Di lokasi yang sama, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengatakan peran orang tua dan keluarga sangat penting untuk saling mengingatkan agar mengkonsumsi makanan dan minuman sehat, serta mengurangi konsumsi gula, garam dan lemak berlebih.

   “Cuci darah kan kebanyakan ke anak (ada peningkatan), sekarang tetap peran orang tua yang penting untuk anak itu. Jangan sampai kejadian tidak dijadikan contoh,” ujarnya.

  Lebih lanjut, Bey mengatakan pihaknya mendesak Kementerian Kesehatan dan pihak terkait untuk segera menerapkan label khusus pada makanan dan minuman kemasan, guna mencegah munculnya lonjakan kasus anak cuci darah yang angkanya terdeteksi tinggi.

  Menurut Bey, dengan ditandatanganinya Peraturan Pemerintah 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan oleh Presiden Joko Widodo, Kementerian Kesehatan bisa segera menindaklanjuti dengan langkah menerapkan penandaan khusus pada makanan dan minuman terkait kandungan gula, garam, lemak (GLG).

  “Kami harap segera memberikan penandaan kepada kemasan minuman makanan terkait GLG, sehingga masyarakat tak khawatir dan ada kepastian berapa gula yang baik, garam yang baik. Jadi tinggal diberikan tanda misalnya hijau berarti aman, itu kan masyarakat lebih mudah lagi dan akan aman serta bagus untuk anak-anak,” ujarnya.

  Sebelumnya, Rumah Sakit Umum Pusat Hasan Sadikin (RSHS) Bandung Jawa Barat memastikan tidak ada lonjakan jumlah pasien anak yang memerlukan pengobatan cuci darah atau hemodilalisis di rumah sakit tersebut.

   Staf Divisi Nefrologi RSHS Bandung dr Ahmedz Widiasta di Bandung Kamis mengatakan, saat ini terdapat sekitar 20 anak menjalani cuci darah secara rutin setiap bulannya di Poliklinik Hemodialisis RSHS Bandung.

  Dia menyatakan bahwa hingga saat ini jumlah pasien anak yang menjalani hemodialisis di RSHS stabil dan tidak menunjukkan peningkatan signifikan.

  Bahkan beberapa pasien anak telah mendapatkan rujukan untuk mendapatkan pengobatan ke rumah sakit di daerahnya masing-masing. (antara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

MRP Desak Hak Politik OAP DiperluasMRP Desak Hak Politik OAP Diperluas

MRP Desak Hak Politik OAP Diperluas

Langkah ini didorong sebagai bentuk penghormatan dan pemberian porsi lebih bagi OAP sebagai pemilik sah…

5 hours ago

Pasca Konflik, Situasi Kwamki Narama Kembali Kondusif

"Terkait situasi di Kwamki Narama sampai saat ini aman dan kondusif. Tidak ada lagi masyarakat…

6 hours ago

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Dukung Penanaman Jagung di Lahan 24 Hektar

Kapolres Leonardo Yoga mengatakan, peninjauan  sebagai  bagian dari upaya mendukung program pemerintah Asta Cita. Peninjauan…

7 hours ago

Tidak Ada Demosi bagi Pimpinan OPD Pemkab Merauke

Bupati Yoseph  Bladib Gebze  menjelaskan, pihaknya saat ini sedang menunggu penyampaian dari pemerintah pusat setelah…

8 hours ago

Polri Lakukan Mutasi, Wakapolda Papua Diganti

Berdasarkan ST/99/I/KEP/2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani yang sebelumnya menjabat Wakapolda Papua, diangkat sebagai Widyaiswara Kepolisian…

9 hours ago

Residivis Dibekuk Bersama 600 Gram Ganja

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba AKP Febry V.…

10 hours ago