Kemampuan terakhir adalah melembagakan perubahan. Menurut Army, proyek perubahan yang dibangun peserta tidak boleh bergantung pada figur tertentu.
“Sistem yang Saudara bangun harus tetap berjalan ketika Saudara berpindah jabatan. Pengetahuan perlu didokumentasikan, talenta dikembangkan, dan praktik baik direplikasi,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri dalam sambutan yang dibacakan Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yohanes Walilo mengatakan PKN Tingkat II tidak boleh dipandang hanya sebagai persyaratan administratif untuk menduduki jabatan. Menurutnya, pelatihan tersebut harus menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas, kompetensi, wawasan strategis dan karakter kepemimpinan aparatur. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua, Iman Djuniawal, mengatakan penerimaan pasar Amerika…
Karena itu Rustan, mengingatkan para pimpinan OPD bahwa dokumen DPPA yang diterima bukanlah sekadar…
Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua Roy Wayoi di Jayapura, Jumat, mengatakan perlindungan lahan…
Selain fokus memperkuat kerja sama antardaerah, Abisai menggarisbawahi pentingnya melibatkan generasi muda dalam upaya…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM, menegaskan bahwa Perda…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus meningkatkan pemerataan akses energi dan membenahi tata kelola pertambangan sebagai…