Sementara dari jumlah rekening yang ditagihkan ke pelanggan dengan jumlah rata-rata 5,4 Miliar tiap bulannya, yang berhasil ditagih hanya 50-70 %. “Memang secara keseluruhan baik itu kesadaran pelanggan membayar maupun rekening yang ditagihkan ke pelanggan masih dibawa 70%, tentu ini kendala yang harus kita hadapi,” ungkapnya.
Dengan kesadaran pelanggan yang belum maksimal, hal ini menyebabkan piutang PT. AMJ setiap tahunnya terus meningkat secara signifikan. “Tahun 2023 kami memiliki saldo piutang sebanyak Rp 29 Miliar, hingga Desember 2024 angka tersebut meningkat menjadi Rp 33 Miliar bagi rekening yang belum tertagihkan,” tuturnya.
“Meski kesadaran pelanggan dalam membayar masih kurang, kami terus berusaha untuk maksimalkan pelayanan tanpa terkecuali,” lanjutnya.
Dengan total piutang yang ada, menurut Entis Sutisna tentu akan menjadi beban PT AMJ untuk dituntaskan, dan ada beberapa upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal ini agar tidak berkepanjangan.
“Selain sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran pelanggan, kita juga sudah membentuk regu pemutus di 6 cabang layanan khususnya bagi pelanggan yang tidak sabar akan kewajibannya,” pungkasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Apabila mikroplastik masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, mikroplastik akan melekat pada dinding usus,…
Merujuk pada pemaparan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), akrilamida didefinisikan sebagai…
Berdasarkan rilis diterima media ini dari Humas Polres Mappi, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, melalui Kasat…
Bentuk protes tersebut dilakukan di Lingkaran Abepura sambil membawa poster beragam tulisan, di antaranya: Salibkan…
Seharusnya menurut mereka, kehadiran Menteri HAM di Papua menjadi momentum untuk bertemu langsung dengan mahasiswa,…
Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, dr Jan Frits Siauta, SpB subsp (K), Finacs mengungkapkan, sejumlah…