

Kondisi jalan masuk ke Pasar Youtefa yang butuh perhatian pemerintah untuk memperbaikinya, Kamis (28/12). (foto:Mboik/Cepos )
JAYAPURA-Para pedagang meminta pemerintah untuk membenahi fasilitas jalan umum di lingkungan Pasar Youtefa Kota Jayapura. “Kami minta dan berharap pemerintah bisa memperhatikan dan memperbaiki jalan masuk di dalam Pasar Youtefa ini,” kata Ibu Anita, salah suatu pedagang bapok di Pasar Youtefa, Kota Jayapura, Kamis (28/12).
Dia menuturkan, buruknya akses jalan masuk ke dalam pasar membuat aktivitas masyarakat sedikit terganggu, baik pedagang maupun pembeli. Terutama pada saat mobilisasi barang- barang yang akan dijual belikan di dalam pasar.
“Kami sedikit kesulitan kalau membawa masuk barang-barang ke dalam. Saya pikir kondisinya sama juga dialami oleh masyarakat yang datang mengunjungi ke tempat ini,” katanya.
Selama ini, lanjut Anita, para pedagang yang menggunakan pasar itu untuk tempat berjualan sudah patuh untuk membayar karcis dan retribusi. Karena itu fasilitas yang diterima atau yang dimanfaatkan oleh para pedagang semestinya seimbang.
“Semestinya harus seimbang, kami juga bayar tagihan tetapi fasilitas yang kami terima juga tidak setimpal. Kemarin waktu Pak Walikota datang kunjungi pasar, bahkan kami juga sempat sampaikan, meskipun hanya teriak-teriak saja, minta jalan dalam pasar diperbaiki,” ujarnya.
Kondisi kerusakan ruas jalan di dalam pasar itu, akan semakin buruk apabila memasuki musim penghujan, becek dan terkesan kumuh tidak bisa terhindarkan. “Palingan yang bagus hanya di jembatan situ saja, masuk ke dalam ini lumpur saja yang ada. Kami harap ini diperhatikan. Atau aturanya tidak boleh aspal jalan di dalam pasar, kami mohon penjelasanya,”tambahnya.(roy/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…