Muhlis mengharapkan sinergitas penyelematan terhadap satwa liar ini akan terus ditingkatkan.
Selain itu, dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua agar bersama sama menjaga satwa liar dilindungi yang ada di Papua. “Mari kita jaga satwa liar ini, jangan sampai punah,” ajak Muhlis.
Sementara itu Kepala BBKSDA Papua, A.G. Martana, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya lepas liar satwa, juga pihak-pihak yang berhasil mengamankannya.
“Sejauh ini kerja sama para pihak dalam pengendalian peredaran satwa liar Papua yang dilindungi sudah berfungsi cukup baik. Harapan ke depan, semoga kesadaran kita semakin baik akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, sehingga tidak ada lagi tindak ilegal satwa liar Papua yang dilindungi,” ujar Martana. (re/tri)
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…