Categories: METROPOLIS

Longsor di Jalan Hamadi Harus Ditangani Permanen

JAYAPURA-Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Jayapura Nofdy Rampi mengatakan, longsor di jalan Hamadi harus ditangani secara permanen. “Penanganan ruas jalan Hamadi yang longsor harus dilakukan secara permanen bukan darurat biasa,”kata Nofdy Rampi, Jumat (26/5).

Kemudian struktur pengengerjaannya juga tidak asal-asalan. Harus dibangun  talud bertrap. Namun ini harus menunggu kebijakan pemerintah daerah, baik kota maupun provinsi terkait masalah ruas jalan Hamadi itu. 

Untuk penggunaan ruas jalan ini, saat ini dibuka untuk kendaraan roda dua  dan roda empat saja. Karena apabila diizinkan untuk dilintasi oleh kendaraan yang bertonase berat, maka   dikhawatirkan terjadi getaran yang hebat yang bisa membuat ruas jalan itu rusak dan patah yang lebih parah lagi.

“Untuk itu kepada masyarakat harap bersabar dan mengikuti petunjuk  demi kenyamanan dan keselamatan kita bersama, termasuk truk kontainer dan truk lainnya dilarang melintas jalur tersebut sampai selesai dikerjakan nantinya,” harapnya.(roy/tri).

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

4 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

5 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

6 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

7 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

8 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

9 hours ago