Categories: METROPOLIS

Harusnya Pemprov Segera Keluarkan SK Penetapan Tarif Angkot

JAYAPURA-Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura Justin Sitorus, SH.,MH.,mengaku, sampai saat ini SK Gubernur Papua atau Sekda Papua terkait penetapan penyesuaian tarif angkot juga belum dikeluarkan.

  Padahal rapat penetapan naiknya tarif angkot pasca kenaikan harga BBM sudah ada, dari hasil rapat bersama Dishub Papua dengan Dishub Kabupaten/Kota di Papua serta dengan Organda pada minggu lalu di Kota Jayapura.

  “Kami masih menunggu dan berharap Pemprov Papua bisa cepat mengeluarkan SK, apakah Gubernur Papua atau Sekda Papua bisa menandatangani SK Penetapan penyesuaian tarif angkot yang baru,” ungkap  Justin Sitorus, Senin (26/9)kemarin

  Menurutnya, apabila SK dari Pemprov ini sudah ada, maka pihaknya  bisa melaporkan ke Pj Wali Kota Jayapura, untuk ditindaklanjuti dengan  SK Wali Kota Jayapura terkait penetapan tarif angkot yang baru berdasarkan SK dan penomeran dari Pemprov Papua.

   Diakui, jika selama ini ada oknum sopir yang sudah menaikkan harga secara sepihak. Hal ini sebenarnya tidak boleh, karena merugikan masyarakat. Tapi dengan kondisi seperti ini, tentu harusnya Pemprov bisa secepatnya menandatangani SK itu, supaya tidak ada lagi supir menaikan tarif sepihak. Ini juga bukan kesalahan dari pemerintah kabupaten/kota, karena semua sudah berusaha semaksimal mungkin.

   Sementara itu, Ketua Organda Kota Jayapura Arifin S. Samady mengakui, pihaknya terus mendorong supaya SK penetapan penyesuaian tarif angkot yang baru segera ditandatangani. Hal ini supaya para sopir  tidak menaikkan tarif angkot secara sepihak. Sebab,  bagaimanapun naiknya harga BBM sangat mempengaruhi pemasukan para sopir.

   Apalagi,  naiknya harga BBM  ini juga cukup tinggi dan dengan kondisi perekonomian seperti ini yang masih lesu, tentu kasihan nasib para sopir yang mempunyai tanggungan biaya hidup keluarga maupun angkot yang digunakan masih disewa. Jadi pemerintah harus mengerti kondisi yang saat ini dialami para sopir. (dil/tri)

newsportal

Recent Posts

Wali Kota Soroti Kebocoran PAD dan Pangkas Birokrasi Penagihan

  Menurut Abisai, prestasi baru dapat disebut sebagai pencapaian apabila realisasi PAD mampu melampaui target…

1 hour ago

Gubernur: Perusahaan Daerah Harus Dikelola Profesional!

  Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri mengatakan, pembenahan telah dilakukan mulai dari jajaran manajemen Bank…

2 hours ago

Target PAD Rp307,5 Miliar Harus Terlampaui

  Berdasarkan laporan performa dari Bapenda Kota Jayaputa, per 7 September 2026, target tahunan PAD…

3 hours ago

Penanganan Tak Berhenti Setelah Masa Tanggap Darurat

  Fakhiri mengatakan, penanganan terhadap warga terdampak kebakaran tidak boleh berhenti pada masa tanggap darurat.…

4 hours ago

Delapan Hari di Pengungsian, Warga Mulai Jenuh

  Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Jayapura. Selain memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, pemerintah…

5 hours ago

Jalur Alternatif Entrop-Kampung Buton Rusak

  Kerusakan paling krusial ditemukan tepat setelah tikungan jembatan terowongan menuju tikungan tajam Kampung Buton…

6 hours ago