

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan H.Rustan bersama Plt.Sekda, Evert Merauje saat berbincang usai buka puasa bersama Forkopimda di salah satu hotel di Entrop, Senin (24/3) (foto:Hans/cepos)
JAYAPURA– Kegiatan safari ramadan yang dilakukan Pemerintah Kota Jayapura telah berakhir. Adapun giat safari ramadan ini ditutup dengan acara buka puasa bersama Forkopimda Kota Jayapura, paguyuban, OKP, Partai Politik, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan para wartawan yang dilaksanakan disalah satu hotel di Entrop, Senin (24/3) kemarin.
Selama Safari Ramadan Pemkot Jayapura , total ada l ada 20 masjid di Kota Jayapura yang disambangi oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan H.Rustan Saru.
“Safari Ramadan sudah selesai, sekarang kita siap menyambut hari raya idul fitri,”ucap Abisai Rollo.
Abisai Rollo berharap umat muslim di Kota Jayapura terus menjalankan ibadah puasanya hingga tuntas. Ia juga meminta warga di Kota Jayapura tetap menjaga kebersamaan dan menghormati umat muslim yang masih menjalani ibadah puasa.
“Mari jaga kota ini aman dari masalah. Ini rumah kita bersama dan jangan buat kegaduhan yang pada akhirnya meresahkan banyak orang,”tegasnya.
Abisai Rollo menyampaikan, giat safari ini nantinya tetap berlanjut hingga pada perayaan natal.
“Bagi masjid yang belum kita datangi nanti ditahun berikutnya kita akan datangi,”ujarnya.
Pihaknya kini kembali fokus dengan agenda Pemerintahan terutama menjalani program 100 hari kerja. “Masih banyak yang kita kerjakan saat ini, usai lebaran kita akan fokus turun untuk tidur ke 14 Kampung,” tutup Abisai Rollo. (ans/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…