Lebih lanjut, Ezri mengatakan pada, 24-27 Oktober 2024 prospek cuaca pada umumnya berawan – hujan ringan. Hujan dengan intensitas sedang dan berpotensi akan terjadi hujan lebat di Kota dan Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Waropen, Biak Numfor dan Kepulauan Yapen.
Untuk itu BMKG mengingatkan masyarakat, dikarenakan selama masa transisi menuju angin barat, atmosfer akan menjadi lebih labil, sehingga meningkatkan potensi hujan lebat, angin kencang, dan badai guntur yang dapat memicu bencana seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang.
Dia mengatakan Wilayah dengan daya dukung lingkungan yang menurun lebih rentan terhadap curah hujan tinggi atau durasi hujan yang lama. Tak hanya itu, masyarakat juga diimbau untuk membersihkan saluran air, memangkas pohon, dan waspada terhadap potensi longsor di daerah lereng atau perbukitan. Selain itu, masyarakat dan stakeholder diminta untuk selalu memperbarui informasi cuaca yang cepat berubah melalui kanal Info BMKG Papua dan UPT BMKG terdekat. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Pengangkatan Otonomi Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, mengatakan…
Usai perbaikan fisik rampung, tahap flushing dan pengisian kembali jaringan pipa langsung dijalankan. Mengingat…
Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan kesalahpahaman dan memberikan penjelasan yang terukur mengenai bentuk keterlibatan…
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Jayapura, Heri Purnomo, S.Si, menyampaikan bahwa secara umum kondisi cuaca…
Kabar duka ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk dari Bupati Keerom yang juga menjabat…
Abisai mengatakan kepergian almarhum meninggalkan rasa kehilangan besar bagi Kota Jayapura. Selain pernah memimpin…