Categories: METROPOLIS

Dukung Penuh Program Sanitasi Menuju Kota Sehat

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., meletakkan batu pertama, sebagai tanda pelaksanaan Program Sanitasi Pedesaan Padat Karya Kota Jayapura di Kampung Yoka, Sabtu (22/5) lalu. ( FOTO: HUMAS PEMKOT)

JAYAPURA- Yoka merupakan kampung peradaban yang memiliki sejarah penting di Port Numbay, Kota Jayapura. Alhasil, tak salah jikalau Yoka dipilih sebagai tempat pelaksanaan program sanitasi pedesaan di Kota Jayapura.

Hal ini disampaikan Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., saat membuka kegiatan Peletakan Batu Pertama Pelaksanaan Program Sanitasi Pedesaan Padat Karya Kota Jayapura yang diinisiasi Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Papua, Sabtu (22/5) lalu.

“Prorgam ini butuh dukungan dan partisipasi dari tokoh adat, dalam hal ini ondoafi, kepala suku, dan masyarakat Kampung Yoka, agar program ini dapat berlanjut terus. Jangan halang-halangi program ini. Kalau dihalangi, maka yang rugi kita, dan program selanjutnya tak akan masuk lagi di wilayah kita,” ujar Dr. Benhur Tomi Mano, MM., Sabtu (22/5) lalu.

Mengingat program tersebut bersifat padat karya, Wali Kota Mano meminta agar kualitas pekerjaan haruslah diperhatikan dengan baik.

“Mari dukung program padat karya ini. Karena uang berputar di situ. Kualitas pekerjaan dalam program itu harus diperhatikan. Jangan asal buat. Saya minta, pendamping, ASN, kita kerja sama-sama, sehingga program ini sukses,” tambahnya.

Pemerintah Kota Jayapura, sambung Wali Kota Mano, akan memberikan dukungannya juga berupa dana sharing, agar menunjang program sanitasi pedesaan tersebut tetap berjalan.

“Mari kita melakukan menuju kota sehat. Kita sudah dapat penghargaan Mapada, sehingga harus ada dukungan serius dari kepala kampung, kepala distrik, RT, RW, dan lurah setempat untuk tertib jaga lingkungan, sehingga besar harapan saya agar ada dukungan  serius terhadap program ini,” pungkasnya. (gr/wen)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

3 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

11 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

12 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

14 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

15 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

16 hours ago