

Dalam Kolaborasi Penanganan Covid-19
JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua melalui Asisten II Setda Provinsi Papua Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Muhammad Musa’ad. M.Si., bersama beberapa jajaran pimpinan OPD Pemprov Papua melakukan silaturahmi dengan Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM.,Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., Sekda Kota Jayapura Dr. Frans Pekey, M.Si., dan Kadis Kesehatan Kota Jayapura dr Ni Nyoman Sri Antari, dalam rangka membahas soal penanganan Covid-19 Kota Jayapura.
Selain itu, Kota Jayapura juga akan menjadi pilot projek untuk semua kabupaten kota di Papua dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Tanah Papua.
Asisten II Setda Papua M. Musa’ad mengatakan, pemerintah Provinsi Papua memahami bahwa Pemkot Jayapura sangat strategis sebagai barometer di papua, sehingga sesuai arahan Wakil Gubernur Papua akan dilakukan koordinasi, berkolaborasi dan kemudian ada kerja sama dalam menyelesaikan penanganan masalah Covid-19 di Kota Jayapura.
“Hari ini (kemarin-red), kita silaturahmi dengan Pemkot dan hasil dari silaturahmi ini apa yang kita dapatkan informasinya dari wali kota, kita akan tindak lanjuti bersama di tingkat provinsi. Sekaligus apa yang kita bisa lakukan, apa yang bisa kita backup untuk di Kota Jayapura nanti bisa kita bantu,’’katanya dalam kunjungan di ruang kerja Wali Kota Jayapura. Senin (22/6)lalu.
Dijelaskan, Kota Jayapura bisa menjadi contoh di kabupaten lain di Papua dalam penanganan Covid-19, sehingga dalam menyelesaikan masalah Covid-19 dalam memasuki new normal life bisa ada tolak ukurnya. Nantinya juga harus ada persamaan antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, DPRD maupun OPD dan lainnya, dalam penanganan Covid-19 dengan melakukan kolaborasi, salah satunya dalam melaksanakan rapid test massal.
Dijelaskan, memang untuk kendala dialami Pemkot antara lain ketersediaan rapid test, alat PCR dan tempat perawatan pasien Covid-19, karena rumah sakit sudah penuh dan Pemkot hanya bisa sewa di hotel yang biayanya tentu luar biasa. Sehingga, Pemerintah Provinsi akan membantunya, seperti kantor BPSDM Diklat Kotaraja sudah bisa untuk perawatan pasien Covid Kota Jayapura, alat rapid test juga akan dibantu untuk bisa dilakukan rapid massal dan lainnya.
Sementara itu, Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM.,sangat memberikan apresiasi dan terima kasih atas silaturahmi yang dilakukan Asisten II Setda Provinsi Papua dan pejabat lainnya, dalam membahas bagaimana memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dan adanya kendala yang telah disampaikan mulai tempat karantina pasien di kota diminta bisa di rawat di Kantor BPSDM Diklat Kotaraja, bantuan penambahan anggaran, dibantu alat rapid test dan lainnya, semoga bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah Provinsi Papua. Dan Kota Jayapura siap menjadi barometer di Kabupaten lain di Papua dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 Kota Jayapura(dil)
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…