“Dengan pembelajaran yang menyenangkan akan menumbuhkan minat anak terhadap matematika, sekaligus membentuk pola pikir logis sejak dini. Jika matematika bisa dibuat gembira, maka pelajaran lain juga akan terasa menyenangkan,” katanya.
Ia berharap guru-guru yang telah mengikuti pelatihan dapat menerapkan metode tersebut di lingkungan sekolah masing-masing, agar kualitas pembelajaran dasar di Papua semakin meningkat.
“Kami ingin anak-anak Papua tumbuh menjadi generasi yang gemar belajar dan tidak takut dengan matematika,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…