Sementara pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan HIV dan IMS pihaknya membutuhkan waktu tiga bulan sekali. “Yang paling menonjol itu IMS, kemudian disusul HIV dan sifilis, rata-rata umum seperti infeksi yang menyebabkan keputihan,” ungkapnya.
Menurut dr Melissa, infeksi terjadi karena banyak faktor diantaranya bakteria, virus, atau parasit maupun personal. Infeksi ini dapat ditularkan lewat hubungan intim dan aktivitas seksual, seperti berhubungan seks vaginal, anal, atau oral.
Sementara itu terkait dengan kesadaran para pekerja hiburan malam terhadap kesehatan, Melissa menyebutkan bahwa mereka sangat mematuhi aturan yang telah dibuat salah satunya adalah kepatuhan mereka terhadap jadwal pemeriksaan kesehatan yang telah ditetapkan.
“Saya apresiasi Mbak-mbak ini mereka mematuhi jadwal yang sudah kita jadwalkan. Banyak pekerja yang datang ke sini pada pagi hari sampai siang hari untuk mengecek kesehatan reproduksinya, terutama paling banyak pekerja di panti pijat,” pungkasnya. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…