Categories: METROPOLIS

Ada Beberapa Alasan, Bidang Damkar Harus Jadi OPD Sendiri

JAYAPURA-Musibah kebakaran yangs sering terjadi di Kota Jayapura menjadi perhatian serius Pemkot Jayapura melalui Bidang Pemadam Kebakaran. Sebab, intensitas kejadian kebakaran di Kota Jayapura terbilang cukup tinggi, bahkan dalam  dalam 1 hari sempat terjadi kebakaran di 3 lokasi berbeda.

  Untuk itu, Kabid Pemadam Kebakaran Margaretha Veronita Kirana berharap, Pemkot memperhatikan Sarana dan prasarana penunjang bagi Bidang Pemadam Kebakaran apakah armada, personel maupun penyediaaan beberapa titik hidran sehingga sewaktu-waktu terjadi kebakaran suplai air di hidran itu harus ada di beberapa titik lokasi untuk memudahkan petugas Damkar dalam mengambil air.

  Hal lainnya, Bidang Damkar sebaiknya bisa dibuat menjadi OPD tersendiri, sehingga dalam hal tugas dan tanggung jawab maupun kewenangan bisa semakin luas tidak digabung dengan Satpol PP Kota Jayapura.

  “Kendala kita juga semakin padatnya rumah warga akses jalan masuk armada Damkar ke lokasi kebakaran sangat susah, sehingga ini juga memperlambat kerja kita. Jadi kita juga harap pengertiannya kepada masyarakat jika kami kesulitan ke lokasi Kebakaran salah satunya karena akses ke sana kami susah, dan kewenangan kita juga tidak banyak karena gabung di Satpol PP jadi harus bisa jadi OPD tersendiri,” ungkapnya, kemarin.

   Diakui, musibah kebakaran selama ini terjadi karena kesalahan manusia sendiri ada yang sambung jaringan listrik sembarangan, sehingga menyebabkan korsleting. Ada juga yang teledor dalam menyalakan kompor dan meninggalkan begitu saja, atau ada anak-anak main korek api tanpa pengawasan orang tua, jual BBM tapi tidak mmeperhatikan tempatnya banyak orang merokok dan lainnya.  Selain itu, yang lebih parah lagi, jika musibah kebakaran terjadi di kos-kosan yang bangunannya semi permanen masih menggunakan kayu dan papan tentu api cepat membakar.

  Oleh karena itu, untuk meminimalisir kejadian kebakaran dibutuhkan kerjasama dengan warga. Warga harus waspada dan hati-hati, karena dampak kebakaran sangat luar biasa, tidak hanya menimbulkan kerugian materi harta benda, namun juga bisa nyawa melayang. Oleh karena itu, menjaga keamanan lingkungan khususnya meminimalisir kebakaran adalah tugas bersama.

  Diakui, selama ini petugas Damkar ketika  turun ke lapangan pada saat terjadi kebakaran sudah dilakukan secara maksimal. Namun jika terkendala suplai air, akses jalan masuk yang sulit. Ditambah lagi biasanya banyak masyarakat yang tidak punya kepentingan berada di lokasi kebakaran, tentu hal ini sangat menghambat petugas Damkar dalam bekerja.

  “Kami dan BPBD sudah sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam memitigasi bencana kita lakukan dengan melinatkan Kelurahan, RT/RW dan ormas setempat  ini upaya kami supaya bisa meminimalisir kebakaran dan kami juga telah bentuk relawan pemadam kebakaran di Kelurahan Tanjung Ria, saya harap disemua tempat di Kota Jayapura juga harus ada relawan pemadam kebakaran juga, hal ini sebagai garda terdepan dalam mengatasi musibah kebakaran jika petugas Damkar belum ada,”tandasnya.(dil/tri)

newsportal

Recent Posts

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

32 minutes ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

2 hours ago

RDP Panja Pelayanan Publik Tak Dihadiri Pihak DLHK

   Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…

3 hours ago

Realisasi Fisik PUPR Papua Hampir 70 Persen

  Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…

4 hours ago

500 Kendaraan Terjaring Operasi Patuh DLHK

  Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…

5 hours ago

Akhiri Antrean BBM, DPRP Beri Deadline Pertamina

DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…

6 hours ago