Categories: METROPOLIS

Justru Nyatakan Perang Bukan Damai dengan Covid-19

Mustakim

JAYAPURA – Pandangan berbeda terkait pandemi covid disampaikan oleh salah satu anggota DPR Papua, Mustakim. Ia secara tegas menyampaikan tak setuju jika Papua diminta untuk berdamai dengan covid 19. Pasalnya saat ini   wabah  virus ini sedang diupayakan dengan berbagai cara untuk dihentikan, ditekan dan dikalahkan sehingga salah jika menganggap harus berdamai.

 Ini tentunya  bertolak belakang dengan apa yang disampaikan Ketua Gugus Tugas Covid 19, dr Silwanus Sumule yang menyampaikan bahwa covid dinyatakan tidak akan pernah hilang dan ini akan sama seperti penyakit lainnya yang sewaktu-waktu akan datang.  Karenanya masyarakat diminta memahami dan lebih banyak memproteksi diri. Kalimat ini bisa digambarkan sebagai berdamai tadi. Namun kata politisi  Parta Demokrat ini pemerintah provinsi Papua justru harus konsisten dan tak boleh untuk terus melawan covid.

 “Tak ada berdamai, Papua harus konsisten, harus melawan dan jangan mau berdampingan dengan covid. Ini harus perang dan sampai kapanpun sebab covid tidak bisa dilihat dan tak ada jalan lain, kita harus perang,” beber Mustakim. Ia membeberkan berapa banyak pahlawan kesehatan yang meninggal dan berapa banyak manusia yang sudah gugur karena penyakit ini sehingga agar nyawa ini tak mati sia – sia maka manusia harus membuktikan mampu melawan covid. “Saya pikir kesimpulannya disitu, komitmen kita untuk sama – sama  menekan agar semua kembali normal. Jadi saya kurang sependapat jika diminta untuk berdamai,” imbuhnya. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago