

Suasana kendaraan saat melintas di area Jalan Baru pada saat sore hari tetapi di saat malam hari akan sangat gelap gulita karena tidak adanya lampu penerang jalan umum yang menyala di daerah tersebut, Senin, (19/6).(FOTO:Noel/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura diharapkan untuk dapat memasang Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di jalan alternatif, yang sebagian masih gelap. Sebab, dengan kondisi jalan yang gelap ini, cukup rawan terjadi tindakan kriminalitas, seperti pemalakan dan kejahatan lainnya.
Terutam pada malam hari, saat ini orang enggan untuk melintas di jalan alternative ini. Terutama mulai dari pertigaan ke arah Kotaraja dan menuju ke Perumnas 3/Uncen atas.
Hal ini diakui salah satu warga Perumnas 3 Waena, James Numberi. Kepada Cenderawasih Pos ia mengaku ketika melintas di jalan tersebut pada malam hari benar-benar merasakan ketakutan tidak hanya dari jalannya yang gelap, tetapi juga bahaya pemalakan yang sangat berpeluang dengan matinya lampu.
“Jika melintas di daerah Jalan Baru yang saya rasa itu pertama takut setan tetapi juga takut orang palang kita dengan parang, karena terlalu gelap baru tidak ada lampu jalan,” jelasnya kepada Cenderawasih Pos, di Waena, Senin, (19/6).
Menurutnya, sebagai daerah yang tidak jauh dari kota sudah seharusnya pemerintah memasang lampu di daerah tersebut,. Dimana sebelumnya sebagian telah dipasang dan sebagiannya belum.
“Ini masih ada dalam kota, tetapi kenapa pemerintah tidak perhatikan, karena kami lihat ada lampu yang sudah dipasang tetapi mati, terus ada juga yang belum dipasang. Kenapa yang sebelumnya tidak diperbaiki, terus yang belum dipasang tidak dipasang. Jangan sampai ada korban, baru pemerintah ada niat mau pasang.” katanya. (oel/tri)
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…