

JAYAPURA- Dosen Ekologi Sosial yang sehari-hari mengajar di Program Studi Kesejahteraan Sosial (Kesos) Fisip Uncen, La Alimuddin mengungkapkan, tata ruang di Provinsi Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura perlu dievaluasi, pasca banjir bandang yang menimpa wilayah Kabupaten Jayapura, Sabtu (20/3).
“Dengan adanya banjir bandang ini, maka tata ruang perlu dievaluasi kembali, apalagi Papua ini merupakan paru-paru dunia,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos di Expo Waena, Rabu (20/3).
Menurut doktor lulusan Universitas Sains Malaysia (USM) ini bahwa hutan di pegunungan Cycloop sudah mengalami kerusakan yang serius. Oleh karena itu, perlu perhatian yang serius untuk mengatasinya.
“Hutan di Cyloop sudah rusak akibat perambaan pertanian yang meluas, sehingga untuk mengatasinya perlu penanganan yang serius oleh semua pihak, terutama pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” ucapnya.
Untuk mengatasi tata ruang ini, maka perlu pengelolaan bersifat ekologis dengan adanya ruang-ruang penyangga, ruang-ruang konservasi. Kemudian juga ada ruang produksi ekonomi.
“Batas antara sosial ekologi, konservasi ini harus dilakukan pengelolaan dengan serius dan ini harus diatur dalam peraturan dan dilakukan pengawasan secara ketat,” ujar Alimuddin.
Dia menyatakan, Peraturan Daerah (Perda) yang telah dibentuk dalam melindungi Hutan Cycloop perlu ditingkatkan, sehingga dapat melindungi Hutan Cyloop dari perambaan hutan yang selama ini masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. (bet/tho)
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…
Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…