Categories: METROPOLIS

Tingkat Kemahalan dan Biaya Logistik jadi Perhatian Pusat

JAYAPURA -Wamen ESDM, Yuliot Tanjung mengatakan, pihaknya akan melihat apa yang menjadi tuntutan masyarakat usai mengikuti kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka di Papua dan Papua Selatan.

Perihal Papua cerdas, akan memperbaiki infrastruktr pendidikan. Termasuk makanan bergizi gratis (MBG) menjadi pioritas. Begitu juga dengan Papua sehat, melakukan perbaikan infrastruktur fasilitas kesehatan, pemenuhan tenaga medis dan tata kelolanya.

“Kita juga meningkatkan ekonomi seiring dengan tingkat kemahalan harga yang ada di Papua. Program kami di antaranya adalah menyedikan BBM satu harga di Provinsi Papua,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa tingkat kemahalan harga termasuk biaya logistik di Papua cukup tinggi. Oleh sebab itu, dengan adanya BBM satu harga. Harapannya bisa menstabilkan harga barang yang ada di setiap daerah.

Wamen ESDM juga menyoroti masalah ketersediaan air bersih. Di beberapa daerah di tanah Papua, masyarakat mengomsumsi air tidak layak. Sehingga ini berpengaruh terhadap kesehatan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

8 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

9 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

10 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

11 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

12 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

13 hours ago