Categories: METROPOLIS

Anti Bullying dan Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Dari Materi MPLS Bagi Siswa Baru di SMA YPK Dispora Kotaraja

JAYAPURA-Para siswa baru di Sekolah Menengah Atas (SMA) YPK Dispora Kotaraja mengikuti kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) mulai Senin (18/7) kemarin. Kegiatan MPLS dilaksanakan selama tiga hari hingga Rabu besok.. Dalam kegiatan MPLS ini SMA YPK Dispora, siswa baru diberikan sejumlah materi, diantaranya masalah anti bullying atau perundungan dan pencegahan penyalahgunaan Narkoba.

   “Pembukaan MPLS hari pertama ini bagi siswa kelas 10 di SMA YPK Diaspora dan ada sekitar 85 siswa dari berbagai lulusan SMP.  Bukan hanya di kota Jayapura saja, tapi ada dari daerah lain seperti Biak, Wamena, dan beberapa daerah lainnya,” jelas Kepala Sekolah SMA YPK Dispora Kotaraja Alfrets S.Pd.,M.Pd

  Alfrets juga mengatakan sekolah memberikan buku panduan MPLS yang didalamnya lengkap dengan data guru, tata tertib sekolah, dan struktur sekolah. Diharapkan setelah MPLS siswa memiliki bekal informasi tentang profil SMA YPK dan profil sebagai sekolah penggerak tahap 1 harus memulai satu model edukasi yaitu profil belajar pancasila.

  Sementara itu Ketua Panitia MPLS SMA YPK Dispora Kotaraja Aplena Manggaprow menyampaikan 11 Substansi materi yang disampaikan dalam MPLS terdiri dari, wawasan wiyata mandala, kesadaran berbangsa dan bernegara, pendidikan karakter, kesehatan remaja, sosialisasi ruang guru, pengenalan kurikulum sekolah penggerak, anti bullying, dan belajar efektif dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

  “Untuk pemateri kami ambil dari guru dan dari luar. Kamtibmas kami ambil dari Polsek Abepura, penyalahgunaan Narkoba dari BNN, kesehatan remaja kami ambil dari Dinas Kesehatan,” ujarnya.

  Pengawas pembina sekolah YPK Diaspora Charolina mengharapkan  sekolah ini menjadi barometer pendidikan khususnya untuk SMA di tanah Papua dan Papua Barat. “Dan kami juga memberikan motivasi kepada kepala sekolah dan guru guru untuk menjalankan tugas mereka dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab agar siswa yang dididik disini mendapat perilaku dan melakukan perilaku yang baik sesuai dengan ajaran Yesus Kristus,” pungkasnya. (CR-268/tri)

newsportal

Recent Posts

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

12 minutes ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

42 minutes ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

1 hour ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

2 hours ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

2 hours ago

Diambil dari Nama Suku yang Punah Karena Kebakaran Hebat, Kini Menyimpan Banyak Cerita Legenda

Membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Jayapura. Setelah tiba di Danau Emfotte, pengunjung…

3 hours ago