Categories: METROPOLIS

3000 Lebih Nakes Wajib Menerima Vaksin!

Rustan Saru

JAYAPURA – Rasa khawatir untuk menerima vaksin ternyata tak hanya dirasakan oleh masyarakat umum. Namun tenaga kesehatan ternyata masih banyak yang ketakutan serta khawatir akan dampak dari vaksin itu sendiri. Akan tetapi dari program yang sudah dijalankan oleh pemerintah pusat maka seluruh tenaga kesehatan wajib hukumnya untuk  divaksin. “Nakes yang ada di rumah sakit,  puskesmas, klinik dan di dinas kesehatan sudah telah disosialisasikan untuk melakukan pendaftaran secara online dan lewat Kementerian Kesehatan akan dibalas lewat SMS dan hari itu juga wajib dilakukan vaksin,” tegas Rustan Saru di Jayapura, Ahad (17/1).

 Meski demikian dikatakan ada sejumlah beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum disuntikkan vaksin.  Pertama pasien tersebut harus discrening, tak ada gangguan penyakit kemudian tak ada penyakit bawaan dan tak pernah terkena covid. Setelah semua memenuhi syarat barulah akan divaksin. “Dalam  waktu dekat ini tenaga kesehatan di Jayapura sudah harus melakukan vaksin dan data kami di Kota Jayapura ada 3664 vaksin sinovac yang siap disuntikkan ke tenaga kesehatan dan jumlah ini hampir sama seperti jumlah tenaga kesehatan yang bekerja sehingga 1 orang bisa mendapatkan vaksin,” bebernya.

 Ia meminta tak ada yang menolak karena dengan sendirinya tenaga kesehatan ini yang akan bersentuhan dengan pasien atau masyarakat. Jika tenaga kesehatan justru terpapar maka tidak mungkin melayani pasien apalagi saat pandemi ini tak sedikit tenaga kesehatan yang juga terpapar. 

 “Nantinya suntikan pertama 0,5 mili dan suntikan kedua juga 0,5 mili setelah dua minggu kemudian. Harapan kami setelah divaksin maka otomatis menambah kekebalan tubuh sehingga kalaupun terpapar kondisinya tidak terlalu berat. Tenaga kesehatan itu garda terdepan jadi wajib,” tambah wakil wali kota.

 Pihaknya menyatakan akan catat berapa tenaga kesehatan yang ada di Jayapura dan ia ingin melihat berapa yang layak divaksin dan berapa yang masih menunggu.  “Mereka harus karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan ke depanya semua masyarakat akan melakukan vaksin baik di rumah sakit maupun di puskesmas dan saya pikir soal ini tak perlu dipolemikkan,” pungkasnya.  (ade)

newsportal

Recent Posts

Lantai Jembatan Banyak Lubang, Terkesan Kumuh dengan Coretan dan Sampah

Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai.  Arus lalu lintas…

13 hours ago

Wali Kota Ajak Perangi Segala Bentuk Perjudian

   Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…

20 hours ago

Tabrak Truk Semen, Pengendara Motor Tewas di Ring Road

Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…

21 hours ago

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

1 day ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

2 days ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

2 days ago