

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat tinjau kesiapan Damkar Kota Jayapura, Selasa (16/9). (Foto/Humas Pemkot)
JAYAPURA – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru memberikan arahan khusus kepada jajaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) menjelang kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia ke Kota Jayapura, Selasa (16/9).
Dalam arahannya, Rustan menekankan pentingnya kesiapan penuh seluruh unsur, mulai dari komandan pos hingga personel lapangan, demi menjaga kelancaran agenda kenegaraan tersebut.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan kunjungan Wakil Presiden berjalan lancar. Tugas kita adalah mencegah, mengamankan, dan menjaga kota ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Oleh karena itu, kesiapan sangat diperlukan,” ujarnya.
Rustan meminta seluruh personel Damkar untuk tetap siaga 24 jam, terutama dalam menghadapi kemungkinan situasi darurat. Ia menekankan perlunya koordinasi lintas dinas, pengecekan sarana-prasarana, serta kesiapan armada yang menjadi faktor penting dalam penanganan insiden.
“Kalau terjadi peristiwa yang tidak kita harapkan, armada menjadi faktor penentu. Jangan sampai saat dibutuhkan tiba-tiba mengalami gangguan,” ungkapnya.
“Karena itu, kendaraan harus dicek setiap saat. Dari laporan yang saya terima, kondisi armada normal dan siap beroperasi,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan intensif dari para pimpinan agar tidak ada kelalaian di lapangan.
“Saya berharap seluruh Dinas Pemadam Kebakaran benar-benar memperhatikan, mengontrol, dan menjaga kesiapan ini. Jangan sampai ada hal yang tidak kita inginkan terjadi,” tambahnya.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…