Categories: METROPOLIS

Ugal-ugalan, Pawai Piala Eropa Bakal Ditilang

JAYAPURA – Anggota Polresta Jayapura Kota bakal menilang para pengendara roda dua yang bandel saat melakukan pawai selebrasi di jalan raya terkait Euro 2020. Penilangan tersebut dilihat dari barang bukti dari kendaraan tersebut.

 Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R Urbinas menyampaikan, pihaknya akan melaksanakan pemantauan dengan patroli. “Dalam aktivitas lalulintas sehari hari hal tersebut tidak dibenarkan menggunakan kendaraan secara ugal ugalan ataupun mengabaikan keselamatan berlalulintas itu sendiri,” kata Kapolresta kepada Cenderawasih Pos, Rabu (16/6)

 Lanjutnya, jika nanti ditemukan dalam Patroli yang dilakukan oleh Polsek Jajaran, Patroli Lalulintas maupun Patroli Sabhara maka akan melakukan penindakan berupa tilang dan lainnya. Misalnya, kendaraan yang digunakan berupa kendaraan curanmor.

 “Jika kendaraan yang digunakan saat itu kendaraan Curamor maka otomatis kita amankan dan kita tangkap untuk diperiksa. Yang paling rendah kami tertibkan apabila melanggar maka  ditilang,” jelas Kapolresta.

 Dikatakan Kapolresta, terkait pawai turnamen sebenarnya tidak dibenarkan. Sehingga itu ia mengimbau warga untuk tidak melakukan pawai dan lainnya, apalagi ugal ugalan karena akan menganggu pengguna jalan raya lainnya.  “Selain menganggu pengguna jalan raya lainnya, juga hisa membahayakan nyawa pengendara tersebut ataupun pengendara lainnya,” ungkapnya.

 Ia meminta agar hal hal terkait dengan pawai bola tidak dilakukan di Kota Jayapura karena itu menyalahi aturan lalulintas, selain itu saat ini sedang dalam masa pandemi Covid-19. 

 Firman, salah seorang warga mengaku kaget ketika melintas pukul 22.00 WIT ada beberapa orang anak muda naik sepeda motor tanpa mengenakan helm dan masker membawa bendera  kontestan piala Eropa. “ Ini sudah ketiga kali, tiap malam saya selalu bertemu mereka, di atas jam 22.00 WIT mereka putar-putar tidak tahu ke mana, mungkin arah Abepura. Pertama bawa bendera Belanda, Inggris, bawa bendera Prancis, bawa motor ngebut lagi,” katanya. 

 Thomas, salah seorang warga Abepura membenarkan bahwa ketika Belanda bertanding  cukup banyak orang bawa bendera, sambil putar-putar di Abepura. “ Belanda baru menang satu kali sudah ramai, apalagi nanti kalau menang lagi dan lolos sampai final, pasti banyak pendukung timnas Belanda yang senang dan turun ke jalan. Jadi hal ini perlu diantisipasi pihak keamanan,” harapnya. fia/wen) 

newsportal

Recent Posts

Lantai Jembatan Banyak Lubang, Terkesan Kumuh dengan Coretan dan Sampah

Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai.  Arus lalu lintas…

13 hours ago

Wali Kota Ajak Perangi Segala Bentuk Perjudian

   Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…

20 hours ago

Tabrak Truk Semen, Pengendara Motor Tewas di Ring Road

Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…

21 hours ago

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

1 day ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

2 days ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

2 days ago