

Desi Yanty Wanggai (foto:Mboik Cepos)
JAYAPURA-Kanwil DJKN Papua, Papua Barat, dan Maluku menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Gedung Keuangan Negara lantai 10 (rooftop), Rabu (13/8). Kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA — Dosen Senior Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih.
Selain itu, Yohanes B.J. Rusmanta, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Papua (2022–2027), Desi Wanggai, Kepala BPKAD Kota Jayapura; Ani Matdoan, Kepala Kementerian Agama Kota Jayapura; serta para pengguna layanan, perwakilan instansi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, media, dan masyarakat. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi wujud sinergi bersama dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
FKP ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk memberikan masukan, saran, dan kritik konstruktif terkait kebijakan maupun layanan yang diselenggarakan instansi. Forum ini diharapkan dapat membangun komunikasi dua arah yang efektif antara penyelenggara dan pengguna layanan.
Dalam sambutannya, Badrud Duja, mewakili Kepala Kanwil DJKN Papua, Papua Barat, dan Maluku, menyampaikan bahwa FKP adalah langkah penting untuk mewujudkan pelayanan yang lebih transparan, akuntabel, dan sesuai kebutuhan masyarakat. “Partisipasi publik menjadi kunci terciptanya layanan yang berkualitas dan tepat sasaran,” ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan sesi dialog dan diskusi interaktif. Prof. Balthasar menekankan pentingnya strong leadership dalam mewujudkan layanan prima, serta perlunya internalisasi dan sosialisasi berkelanjutan kepada seluruh pegawai, khususnya yang terlibat langsung dalam penyediaan layanan, agar senantiasa memberikan pelayanan terbaik.
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…