

dr. Yusri Bija, SpOG, MKes dan istri dan anak-anaknya saat mengunting pita sebagai tanda Klinik Titis Medika ll resmi buka, di Abepura, Selasa (13/5).(foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat Klinik Titis Medika ll resmi buka di Wilayah Abepura, Kota Jayapura. Dalam acara Grand Opening tersebut selain teman-teman dokter sang pemilik dan tamu undangan, tanpak hadir juga masyarakat sekitar turut memeriahkan acara tersebut.
Kepada Cenderawasih Pos penanggung jawab sekaligus pemilik dari Klinik Titis Medika II, dr. Yusri Bija, SpOG, MKes, mengatakan bahwa hadirnya Klinik Titis Medika ll di distrik Abepura untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Klinik Titis Medika telah berdiri sejak, 30 April 2023, ditandai dengan berdirinya Klinik Titis Medika l di Entrop distrik Jayapura Selatan. Kemudian selang dua tahun kemudian tepatnya, Selasa (13/5) Klinik Titis Medika ll resmi dibuka dan beroperasi di wilayah Abepura.
“Jadi Klinik Titis Medika ll itu adalah klinik utama tapi non rawat inap, tetapi rawat jalan,” kata dr. Yusri Bija kepada Cenderawasih Pos, Selasa (13/5) Sore.
Adapun jenis layanan kesehatan yang tersedia di Klinik Titis Medika ll tersebut antara lain; Pelayanan dokter umum, Pelayanan dokter Gigi hingga dokter spesialis. Tak hanya itu adapun fasilitas kesehatan di klinik tersebut diantaranya, Apotek, Laboratorium, CBCT (Cone Beam Computed Tomography) Radiologi 3D dan pelayanan Sirkumsisi atau sunat dengan mengunakan peralatan modern.
“Untuk dokter spesialis sementara tiga orang, dokter umum dua orang, dokter gigi tiga orang. Tapi nanti kedepannya kemungkinan akan penambahan dokter spesialis,” ungkapnya.
“Disini ada dokter spesialis kandungan, Anak, dan THT. Rencana akan menambah dokter spesialis jantung juga,” tambahnya.
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…