Categories: METROPOLIS

BNN Papua Punya Duta Anti Narkoba Baru

Koordinator Penyuluh Anti Narkoba BNN Provinsi Papua, Kasman, S.Pd., M.Pd, memberi thropy kepada Muhammad I Made Annafi dan Ariesta Eregua, di Horison Hotel Abepura, Sabtu (13/3) lalu. (foto: GRATIANUS SILAS/CEPOS)

JAYAPURA- Adalah Muhammad I Made Annafi dan Ariesta Eregua yang keluar sebagai Duta Anti Narkoba Tan Monj Port Numbay 2021, dalam pemilihan yang dilakukan di Hotel Horison Abepura, Sabtu (13/3) lalu. Eregua menjelaskan bahwa generasi muda sebayanya untuk tidak sekali-kali mencoba Narkoba yang akan merusak hidup dan masa depan.

“Narkoba bukanlah barang yang baik untuk dikonsumsi. Narkoba akan merusak masa depan, terlebih kita anak-anak muda yang masih memiliki perjalanan panjang ke depan. Jangan kita malah hancurkan kehidupan kita sekarang dan nanti dengan barang haram tersebut,” jelas Ariesta Eregua, Sabtu (13/3).

Sedangkan kala ditanya soal program, Annafi menyebutkan bahwa akan terlebih dahulu berkonsultasi dan meminta bimbingan dari para seniornya, terutama di Badan Narkotika Nasional (BNN), sehingga program yang dibuat nanti tepat sasaran.

“Kami juga akan berupaya untuk terlibat dalam organisasi pemuda untuk mengetahui apakah organisasi tersebut memang bersifat positif atau malah hanya menjadi media untuk memakai maupun menyelundupkan Narkoba,” tambah Muhammad I Made Annafi.

Koordinator Penyuluh Anti Narkoba BNN Provinsi Papua, Kasman, S.Pd., M.Pd., menyebutkan bahwa dua Duta Anti Narkoba 2021 yang terpilih ini memiliki kompetensi yang luar biasa sebagai garda terdepan dalam war on drugs (perang terhadap narkoba).

“Dengan demikian, kita memberdayakan generasi muda untuk sama-sama mengampanyekan anti narkoba di Kota Jayapura, dan Papua pada umumnya,” jelas Kasman, S.Pd., M.Pd.

Kata Kasman, dalam tiga tahun belakangan, pihaknya diberikan kesempatan dan komitmen bersama dalam pemilihan duta pariwisata, sekaligus pemilihan duta anti narkoba. “Sejak 2019, kami lakukan bebragai terobosan, di antaranya melakukan kampanye anti narkotika di lingkungan sekolah, kampus, maupun di tingkat kerawanan di Kota Jayapura,” pungkasnya. (gr/wen)

newsportal

Recent Posts

Atasi Ketimpangan Layanan Medis, Dokter dan Perawat Papua Harus Perkuat Skill

Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…

13 hours ago

Pasca Penertiban, Pemkot Didesak Data Ulang Pedagang

Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…

20 hours ago

Terindikasi Melanggar, Ribuan Barcode BBM Bersubsidi Diblokir

   Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…

21 hours ago

Pemilihan Rektor Uncen Jadi Agenda Prioritas

   Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…

22 hours ago

Gubernur: Layanan Pertanahan Harus Menjangkau Pelosok!

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…

23 hours ago

Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…

24 hours ago