

Kamera perekam yang berada di bawah Jembatan Penyeberangan Umum depan GOR Cenderawasih yang mulai dioperasikan sejak 26 Maret lalu. ( FOTO: Gamel/Cepos)
JAYAPURA – Para pengguna kendaraan baik motor maupun mobil yang melintas di Jayapura diingatkan untuk lebih tertib. Setelah penerapan system tilang elektronil atau ETLE (Elektronik Traffic Law Enforcement) diberlakukan, maka siap – siap semua bentuk pelanggaran akan terekam dan sewaktu – waktu bisa menerima surat cinta dari pihak Satlantas di rumah.
Surat cinta yang merupakan bentuk perhatian Polisi terhadap pengguna jalan untuk tertib agar terhindar dari kecelakaan. “Iya nanti pada 15 April (lusa) sanksi tilang sudah diberlakukan jadi setiap orang yang berkendara tanpa kelengkapan yang standart maka langsung direkam dan dikirimkan surat tilang,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal di ruang kerjanya, Rabu (13/4).
Ia meminta agar sosialisasi ini tidak dibaikan begitu saja dan sebaiknya dipatuhi agar tidak kaget ketika terekam melanggar dan tiba – tiba menerima surat tilang di rumah.
Disini kata Kamal, selain melakukan penindakan, pihaknya juga melanjutkan sosialisasi tentang keberadaan ETLE ini. Namun jika ada bentuk pelanggaran yang terlihat kasat mata, maka saat itu juga langsung ditindak.
Dari jumlah pelanggar yang sudah pernah terekam diperkirakan jumlah pelanggar akan membengkak mengingat sebelumnya selama 9 hari tercatat ada 3000 lebih pelanggar yang terekam. “Ada juga surat tilang yang sudah kami kirimkan ke pelanggar yang terjaring sebelumnya dan itu disertai dengan foto sehingga pelanggar tak bisa mengelak,” beber Kamal. (ade/tri)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…